PENDAHULUAN
A. Latar BelakangTingkat persaingan sumber daya manusia (SDM) di pasar kerja nasional dan internasional terus meningkat seiring dengan pemberlakukan pasar bebas khususnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan atau peningkatan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi baru pada berbagai bidang usaha, serta kebutuhan tingkat profesionalisme (knowledge, hard skill, soft skill) yang semakin tinggi.
Sesuai dengan tujuan pendidikan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menetapkan pola pembinaan mahasiswa untuk memberi wadah berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, terampil, kompeten dan berbudaya. Salah satu usaha pembinaan tersebut adalah melalui kompetisi debat, yang telah dirumuskan dalam National University Debating Championship (NUDC).
Kegiatan debat telah lama menjadi kebutuhan dunia akademik mahasiswa. Tuntutan kompetensi penguasaan pengetahuan dan wawasan global menjadi salah satu alasan mengapa debat perlu menjadi bagian akademik mahasiswa. Di saat negara-negara berkembang mewajibkan muatan debat ke dalam kurikulum pendidikan mereka, Indonesia perlu terus menjadikan debat sebagai bagian kajian akademik, dalam bentuk apapun.
Kegiatan debat menuntut mahasiswa tidak hanya mampu mengungkapkan ide dalam bahasa Inggris, tetapi juga menuntut mahasiswa mampu menguasai pengetahuan global, menganalisis, membuat judgement, dan meyakinkan publik. Di dalam debat, mahasiswa akan dihadapkan persoalan-persoalan nyata yang dihadapi suatu masyarakat atau bangsa. Mahasiswa harus mampu berposisi dan meyakinkan publik bahwa posisi mereka benar dan tepat. Oleh karena itu, debat merupakan media yang tepat dalam melatih kemampuan negosiasi dan argumentasi mahasiswa dalam skala internasional. Sudah tepat jika institusi pendidikan di Indonesia melaksanakan lomba debat antar mahasiswa dalam rangka internalisasi semangat kompetisi positif yang bermuatan tuntutan kemampuan komunikasi dan argumentasi.
B. Tujuan
- Meningkatkan daya saing mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi melalui media debat ilmiah.
- Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris lisan, dan menciptakan kompetisi yang sehat antar mahasiswa.
- Meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis, sehingga mahasiswa mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
- Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan pendapat secara logis dan sistematis.
- Memperkuat karakter mahasiswa melalui pemahaman akan permasalahan nasional dan internasional beserta alternatif pemecahannya melalui kompetisi debat.
C. Sasaran
Sasaran NUDC adalah semua mahasiswa aktif Program Sarjana atau Diploma di Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti).
D. Pengertian
- Debater adalah 2 (dua) orang peserta yang mengikuti perlombaan.
- Convener adalah orang yang mengatur keseluruhan acara dalam NUDC jalannya perlombaan.
- Tournament Director adalah orang yang mengaturnya jalannya perlombaan.
- Chief Adjudicator adalah ketua juri yang mengatur mekanisme penjurian.
- Deputy Chief Adjudicator adalah wakil ketua juri yang ikut membantu tugas ketua juri dalam penjurian.
- Equity Board adalah badan yang bertanggungjawab atas keadilan (fairness) dalam perlombaan.
- N1 Adjudicator adalah calon juri yang dikirim oleh tim, untuk diikutkan dalam akreditasi.
- Invited Adjudicator adalah juri yang diundang oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
- Tabulator adalah orang yang bertanggungjawab terhadap tabulasi penilaian dalam perlombaan.
SISTEM DAN MEKANISME LOMBA
A. Sistem LombaSistem yang digunakan dalam NUDC adalah sistem British Parliamentary (BP). Sistem ini adalah sistem yang digunakan dalam World University Debating Championship (WUDC) atau lomba debat antar perguruan tinggi tingkat dunia.
1) Untuk NUDC tingkat Wilayah, sistem perlombaan adalah sebagai berikut:
- Preliminary Rounds (Babak Penyisihan). Terdapat 3 sampai 5 babak penyisihan untuk menentukan 16 tim terbaik yang berhak maju ke babak quarter final.
- Quarterfinal Rounds (Babak Perempat Final). Babak ini merupakan sistem gugur, artinya tim hanya melakukan sekali perdebatan. Terdapat 16 tim yang berdebat di dalam empat ruang debat dan 2 tim terbaik di masing-masing ruang akan maju ke babak semifinal.
- Semifinal Rounds (Babak Semi Final). Mempertemukan 8 tim terbaik yang terbagi dalam dua ruang debat dan 2 tim terbaik dari masing-masing ruang akan maju ke babak grand final.
- Grand Final Round (Babak Final). Babak puncak yang mempertemukan 4 tim terbaik untuk menentukan juara 1, 2, 3, dan 4. Delapan tim yang berhasil masuk ke babak semifinal akan mewakili wilayah untuk mengikuti seleksi tingkat nasional.
Main Draw memiliki beberapa babak sebagai berikut:
- Preliminary Rounds (Babak Penyisihan).Terdapat tujuh babak penyisihan di NUDC tingkat nasional, artinya semua tim akan melalui tujuh kali debat dan 32 tim terbaik dari penyisihan akan maju ke babak octofinal.
- Octofinal Rounds (Babak Perdelapan Final). Babak ini merupakan sistem gugur, artinya tim hanya melakukan sekali perdebatan dan 16 tim terbaik dari babak ini akan maju ke babak quarterfinal.
- Quarterfinal Rounds (Babak Perempat Final). Babak ini merupakan sistem gugur, artinya tim hanya melakukan sekali perdebatan dan 8 tim terbaik dari babak ini akan maju ke babak semifinal.
- Semifinal Rounds (Babak Semi Final). Babak ini merupakan sistem gugur, artinya tim hanya melakukan sekali debat dan 4 tim terbaik dari babak ini akan maju ke babak grand final.
- Grand Final Round (Babak Final). Babak puncak yang mempertemukan 4 tim terbaik untuk menentukan Juara 1, 2, 3, dan 4.
- Kategori Novice diikuti oleh tim hasil seleksi wilayah yang ditentukan melalui mekanisme wawancara pada waktu seleksi tingkat nasional.
- Tim yang masuk kategori Novice adalah 16 tim teratas yang terdaftar sebagai tim Novice dan tidak masuk dalam 32 besar Main Draw.
- Enam belas tim akan mengikuti Quarterfinal Rounds dengan sistem gugur.
- Delapan tim terbaik akan mengikuti Semifinal Rounds dengan sistem gugur.
- Empat tim terbaik akan mengikuti Grand Final Round untuk menentukan juara 1, 2, 3, dan 4.
Tahapan seleksi NUDC adalah sebagai berikut:
- Tingkat Perguruan Tinggi; untuk menentukan 1 (satu) tim terbaik. Satu tim terdiri atas 2 mahasiswa sebagai debater dan 1 (satu) mahasiswa/ dosen di perguruan tinggi tersebut sebagai N1 adjudicator yang selanjutnya berhak untuk mengikuti seleksi tingkat wilayah.
- Tingkat Wilayah; diikuti oleh 1 (satu) tim terbaik dari masing-masing perguruan tinggi di 14 wilayah dan akan menentukan 8 (delapan) tim terbaik.
- Tingkat Nasional; diikuti oleh 8 Tim terbaik di masing-masing Wilayah I sampai dengan Wilayah XIV yang berjumlah 112 Tim. Seluruh tim berjumlah 336 orang yang terdiri atas 224 mahasiswa debaters dan 112 orang N1 adjudicators.
- Tingkat Internasional; 1 (satu) tim terbaik setelah 7 Babak Penyisihan dan 3 (tiga) Tim terbaik pada Grand Final Main Draw akan diprioritaskan untuk mewakili Indonesia mengikuti debat tingkat dunia World University Debating Championship (WUDC).
Perguruan Tinggi Negeri dan Kopertis Wilayah I s.d. XIV wajib melaksanakan pembinaan terhadap delegasi Kopertis tersebut sebelum NUDC tingkat nasional.
Pembinaan dapat berupa:
- Pelatihan Public Speaking.
- Penguatan kemampuan berbahasa Inggris secara lisan.
- Penguatan pengetahuan isu-isu terkini skala lokal, nasional dan internasional.
- Penguatan keterampilan teknik debat.
PESERTA
A. Persyaratan- Peserta NUDC adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Satu tim terdiri atas 2 debaters dan 1 (satu) N1 adjudicator.
- Debater adalah mahasiswa aktif Program Sarjana (maksimal semester 8) atau Diploma (maksimal semester 6 untuk D-3 dan semester 8 untuk D4), yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) pada laman http://forlap.dikti.go.id .
- N1 Adjudicator adalah mahasiswa aktif/ dosen dari perguruan tinggi asal Debater yang dibuktikan dengan Surat Tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perguruan tinggi.
- Debater wajib mengikuti Seminar on Debating.
- N1 adjudicator wajib mengikuti Seminar on Adjudicating dan Adjudicator Accreditation untuk menentukan status accredited atau trainee.
- Anggota tim tidak boleh diganti dengan alasan apapun.
Perguruan tinggi mendaftarkan 1 (satu) Tim terbaik ke masing-masing Kopertis Wilayah (I s.d. XIV) untuk mengikuti seleksi tingkat wilayah.
Pelaksana seleksi wilayah (Kopertis Wilayah I-XIV) mendaftarkan 8 Tim terbaik ke panitia NUDC di Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan.
PENJURIAN
A. Juri- Juri atau Adjudicator di NUDC terdiri atas Chief of Adjudicator (CA), Deputy Chief of Adjudicator (DCA), Invited Adjudicator, Accredited Adjudicator, dan Trainee Adjudicator.
- Chief of Adjudicator (CA)/ ketua juri dipilih oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.
- Deputy Chief of Adjudicator (DCA)/ wakil ketua juri dipilih oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.
- Invited Adjudicators/juri undangan dipilih oleh Ditjen Pendidikan Tinggi atas dasar kompetensi dalam debat atau pengalaman menjadi adjudicators.
- Accredited Adjudicators adalah juri hasil akreditasi terhadap N1 adjudicators. Terdapat tiga jenis akreditasi, yaitu A, B, dan C.
- Trainee Adjudicators adalah N1 adjudicators yang tidak lulus akreditasi namun masih diberi kesempatan untuk ikut belajar menjadi juri.
B. Mekanisme Penilaian
- Penilaian ditentukan berdasarkan aturan dalam sistem BP (British Parliamentary);
- Penilaian terdiri atas penilaian tim dan individu, sebagai beikut:
- Penilaian tim harus berdasarkan pada ketentuan berikut:
Grade
|
Marks
|
Meaning
|
A
|
180-200
|
Excellent to flawless. The
standard you would expect to see from a team at the Semi Final / Grand Final
level of the tournament. The team has much strength and few, if any,
weaknesses.
|
B
|
160-179
|
Above average to very good. The
standard you would expect to see from a team at the finals level or in
contention to make to the finals. The team has clear strengths and some minor
weaknesses.
|
C
|
140-159
|
Average. The team has strengths
and weaknesses in roughly equal proportions.
|
D
|
120-139
|
Poor to below average. The team
has clear problems and some minor strengths.
|
E
|
100-119
|
Very poor. The team has
fundamental weaknesses and few, if any, strengths.
|
- Penilaian individu harus berdasar pada ketentuan berikut:
Grade
|
Marks
|
Meaning
|
A
|
90-100
|
Excellent to flawless. The
standard of speech you would expect to see from a speaker at the Semi Final /
Grand Final level of the tournament. This speaker has much strength and few,
if any, weaknesses.
|
B
|
80-89
|
Above average to very good. The
standard you would expect to see from a speaker at the finals level or in
contention to make to the finals. This speaker has clear strengths and some
minor weaknesses.
|
C
|
70-79
|
Average. The speaker has
strengths and weaknesses and roughly equal proportions.
|
D
|
60-69
|
Poor to below average. The team
has clear problems and some minor strength.
|
E
|
50-59
|
Very poor. This speaker has
fundamental weaknesses and few, if any, strengths.
|
ACARA DAN JADWAL KEGIATAN
A. Acara NUDC Tingkat Nasional, adalah:- Upacara Pembukaan
- Seminar on Debating berisi penjelasan teknis tentang penjelasan sistem dan strategi perlombaan kepada tim peserta.
- Seminar on Adjudicating berisi penjelasan teknis tentang penjurian dan tata cara penilaian yang diakhiri dengan Adjudicator Accreditation bagi N1 adjudicator. Seminar ini diadakan bersamaan waktunya dengan Seminar on Debating.
- Preliminary Rounds.
- Octofinals/ Novice Quarterfinals
- Quarterfinals/ Novice Semifinals
- Semifinals
- Novice Grand Final
- Grand Final
B. Jadwal Kegiatan
NO
|
KEGIATAN
|
WAKTU
|
1.
|
Sosialisasi NUDC
|
Januari s.d.
Maret
|
2.
|
Seleksi tingkat masing-masing
perguruan tinggi
|
Maret-April
|
3.
|
Seleksi tingkat wilayah
|
April s.d.
Juni
|
4.
|
Pembinaan Pra NUDC Tingkat Nasional oleh PTN
dan Kopertis
|
Juli
|
5.
|
Pelaksanaan NUDC Tingkat Nasional
|
Agustus
|
6.
|
Pendaftaran delegasi ke WUDC
|
Agustus
|
7.
|
Pembinaan awal
delegasi Indonesia oleh PT masing-masing
|
September
|
8.
|
Pembinaan akhir delegasi
Indonesia oleh tim Dikti
|
Oktober-Desember
|
9.
|
Pengiriman delegasi ke WUDC
|
Desember
|
10.
|
Laporan dan Evaluasi
|
Desember
|
PENGHARGAAN
Penghargaan NUDC tingkat nasional adalah sebagai berikut:
- Sertifikat diberikan kepada peserta (Debaters dan Adjudicators).
- Medali diberikan kepada 10 Best Speakers Main Draw dan 10 Best Speakers Novice.
- Piala diberikan kepada Juara 1, 2, 3, dan 4 Main Draw serta Juara 1, 2, 3, dan 4 Novice.
- Bantuan Dana Pembinaan diberikan kepada Juara 1, 2, 3, dan 4 Main Draw serta Juara 1, 2, 3, dan 4 Novice.
- Pengiriman tim ke tingkat dunia untuk Juara 1, 2, 3 Main Draw dan satu tim terbaik setelah 7 Babak Penyisihan.
Unduh Juknis
PENYELENGGARAAN
NUDC Tahun 2015
![]() |
Dirjen Belmawa, Rektor Untan saat Pembukaan NUDC 2015 |
NUDC tahun 2015 dilaksanakan di Universitas Tanjungpura pada tanggal 19-24 Agustus, diikuti oleh 336 mahasiswa, yang terdiri atas 208 Debater dan 112 Adjudikator dari 14 Wilayah.
Acara dibuka oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Intan Ahmad dan ditutup oleh Direktur Belmawa.
Acara dibuka oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Intan Ahmad dan ditutup oleh Direktur Belmawa.
Rincian peserta NUDC 2015 adalah sebagai berikut.
Wilayah
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
Jumlah
|
||
Debater
|
Adju
|
Debater
|
Adju
|
||
Kopertis 1
|
4
|
3
|
12
|
5
|
24
|
Kopertis 2
|
8
|
5
|
8
|
3
|
24
|
Kopertis 3
|
7
|
6
|
9
|
2
|
24
|
Kopertis 4
|
10
|
3
|
6
|
5
|
24
|
Kopertis 5
|
7
|
4
|
9
|
4
|
24
|
Kopertis 6
|
7
|
3
|
9
|
5
|
24
|
Kopertis 7
|
9
|
2
|
7
|
6
|
24
|
Kopertis 8
|
5
|
3
|
11
|
5
|
24
|
Kopertis 9
|
9
|
5
|
7
|
3
|
24
|
Kopertis 10
|
6
|
4
|
10
|
4
|
24
|
Kopertis 11
|
7
|
1
|
9
|
7
|
24
|
Kopertis 12
|
8
|
4
|
8
|
4
|
24
|
Kopertis 13
|
6
|
3
|
10
|
5
|
24
|
Kopertis 14
|
12
|
2
|
4
|
6
|
24
|
Jumlah
|
96
|
48
|
112
|
64
|
336
|
Adapun yang menjadi Juara adalah sebagai berikut.
A. Kategori Main Draw
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan
Tinggi
|
1.
|
Champion
|
Alif Satria
|
Universitas Gadjah Mada
|
2.
|
Champion
|
Romario Hasintongan
|
Universitas Gadjah Mada
|
3.
|
1st Runner Up
|
Anggi Ariskhan
|
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
|
4.
|
1st Runner Up
|
Kario Teguh Chandra
|
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
|
5.
|
2nd Runner Up
|
Terry Muthahhari
|
Universitas Indonesia
|
6.
|
2nd Runner Up
|
Magreta Kailla Adenta
|
Universitas Indonesia
|
7.
|
3rd Runner Up
|
Nadya Ayuning Wuryanto
|
Universitas Brawijaya
|
8.
|
3rd Runner Up
|
Haris Apriyanto
|
Universitas Brawijaya
|
B. Kategori Novice
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan Tinggi
|
1.
|
Champion
|
Modi Tiko Pradana
|
Universitas Kristen Duta Wacana
|
2.
|
Champion
|
Stefanus Paulus
|
Universitas Kristen Duta Wacana
|
3.
|
1st Runner Up
|
Regina Nopia Helnaz
|
Universitas Negeri Jakarta
|
4.
|
1st Runner Up
|
Christanto
|
Universitas Negeri Jakarta
|
5.
|
2nd Runner Up
|
Hengki Agus Rifai
|
Universitas Negeri Padang
|
6.
|
2nd Runner Up
|
Annisa Adelina Fajri
|
Universitas Negeri Padang
|
7.
|
3rd Runner Up
|
Anita Zulrakhmida Fajriani
|
Univesitas Lambung Mangkurat
|
8.
|
3rd Runner Up
|
Nabila Hadiah Akbar
|
Univesitas Lambung Mangkurat
|
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan
Tinggi
|
1.
|
1st Best Speaker
|
Romario Hasintongan
|
Universitas Gadjah Mada
|
2.
|
1st Best Speaker
|
Alif Satria
|
Universitas Gadjah Mada
|
3.
|
3rd Best Speaker
|
Magreta Kailla Adenta
|
Universitas Indonesia
|
4.
|
4th Best Speaker
|
Terry Muthahhari
|
Universitas Indonesia
|
5.
|
5th Best Speaker
|
Haris Apriyanto
|
Universitas Brawijaya
|
6.
|
6th Best Speaker
|
Aulia Widyaputra
|
Institut Teknologi Bandung
|
7.
|
7th Best Speaker
|
M. Anwari Sugiharto
|
Institut Pertanian Bogor
|
8.
|
7th Best Speaker
|
Tyas Wahyukirana
|
Universitas Sanata Dharma
|
9.
|
7th Best Speaker
|
Ratu Istihajar K
|
Universitas Padjadjaran
|
10.
|
10th Best Speaker
|
Nadya Ayuning Wuryanto
|
Universitas Brawijaya
|
11.
|
10th Best Speaker
|
Kario Teguh Chandra
|
Universitas katolik Indonesia Atma Jaya
|
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan Tinggi
|
1.
|
1st Best Speaker
|
Mulyawati Moeliono
|
Institut Seni Indonesia Denpasar
|
2.
|
2nd Best Speaker
|
Evi Hidiyahwati
|
Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo
|
3.
|
2nd Best Speaker
|
Christanto
|
Universitas Negeri Jakarta
|
4.
|
4th Best Speaker
|
Cathy Djaya
|
STIE Informasi Teknologi dan Bisnis
|
5.
|
4th Best Speaker
|
Felix Yurisman
|
Universitas Surya
|
6.
|
6th Best Speaker
|
Nandya Sarah Utami
|
Universitas Sriwijaya
|
7.
|
6th Best Speaker
|
A. A. Sagung M. Prabandari
|
Universitas Udayana
|
8.
|
6th Best Speaker
|
Dian Septiari
|
Universitas Andalas
|
9.
|
6th Best Speaker
|
Hengki Agus Rifai
|
Universitas Negeri Padang
|
10.
|
10th Best Speaker
|
Carla Marsha
|
Universitas Sumatera Utara
|
Pengiriman delegasi ke World University Debating Championship (WUDC)
Para Juara NUDC sesuai dengan kebijakan Belmawa, dikirimkan ke ajang debat dunia WUDC pada tanggal 27 Desember 2015 s.d. 3 Januari 2016 yang tahun ini dilaksanakan di Thessaloniki Yunani.
World University Debating Championship (WUDC) merupakan lomba debat tingkat dunia yang dilaksanakan sekali setahun sejak tahun 1981. Lomba menggunakan format British Parliamentary dan diikuti oleh sekitar 400 tim dari universitas-universitas di seluruh dunia.
Delegasi Indonesia yang berangkat adalah:
- Champion: Alif Satria dan Romario Hasintongan, Universitas Gadjah Mada
- 1st Runner Up: Anggi Ariskhan dan Kario Teguh Chandra, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
- 2nd Runner Up: Terry Muthahhari dan Magreta Kailla Adenta, Universitas Indonesia
- 3rd Runner Up: Nadya Ayuning Wuryanto dan Haris Apriyanto, Universitas Brawijaya
![]() |
Delegasi Indonesia pada WUDC Thessaloniki 2016 |
- Tim Universitas Brawijaya sebagai RunnerUp English as a Foreign Language (ESL).
- Tim Universitas Indonesia sebagai RunnerUp English as a Second Language (ESL).
- Tim Universitas Gadjah Mada masuk semi final
NUDC Tahun 2016
NUDC Tahun 2016 dilaksanakan pada tanggal 4 s.d. 7 Agustus, bertempat di Universitas Mercu Buana. Adapun yang berhasil meraih juara adalah sebagai berikut:
A. Kategori Main Draw
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan
Tinggi
|
1.
|
Champion
|
Revaldi Nathanael Wirabuana
|
Universitas Indonesia
|
2.
|
Champion
|
Gabriel Charlotte Wajong
|
Universitas Indonesia
|
3.
|
1st Runner Up
|
Aryanda Putra Tony
|
Universitas Gadjah Mada
|
4.
|
1st Runner Up
|
Aldila Irsyad
|
Universitas Gadjah Mada
|
5.
|
2nd Runner Up
|
Stella Ermada Bestio
|
Universitas Bina Nusantara
|
6.
|
2nd Runner Up
|
Willem Chua
|
Universitas Bina Nusantara
|
7.
|
3rd Runner Up
|
Leiditya Naristi
|
Universitas Brawijaya
|
8.
|
3rd Runner Up
|
Muhammad Afdhal Anugrah Abdillah
|
Universitas Brawijaya
|
B. Kategori Novice
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan Tinggi
|
1.
|
Champion
|
Muhammad Fikri Hasan
|
Universitas Lampung
|
2.
|
Champion
|
I Ketut Dharma Putra Yoga
|
Universitas Lampung
|
3.
|
1st Runner Up
|
Muhammad Nazali Yusuf
|
Universitas Sriwijaya
|
4.
|
1st Runner Up
|
Fathan Mustaghfirin
|
Universitas Sriwijaya
|
5.
|
2nd Runner Up
|
Dini Hariyatti
|
Universitas Mulawarman
|
6.
|
2nd Runner Up
|
Richa Rachmawati Afag
|
Universitas Mulawarman
|
7.
|
3rd Runner Up
|
Zefanya Alanza C L
|
Politeknik Negeri Bandung
|
8.
|
3rd Runner Up
|
Sarah Siti Jubaedah
|
Politeknik Negeri Bandung
|
C. Main Draw Best Speaker
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan
Tinggi
|
1.
|
1st Best Speaker
|
Revian Wirabuana
|
Universitas Katolik Parahyangan
|
2.
|
2nd Best Speaker
|
Stella Ermada Bestio
|
Universitas Bina Nusantara
|
3.
|
3rd Best Speaker
|
Aldila Irsyad
|
Universitas Gadjah Mada
|
4.
|
4th Best Speaker
|
Revaldi Nathanael Wirabuana
|
Universitas Indonesia
|
5.
|
5th Best Speaker
|
Aryanda Putra Tony
|
Universitas Gadjah Mada
|
6.
|
6th Best Speaker
|
Gabriel Charlotte Wajong
|
Universitas Indonesia
|
7.
|
7th Best Speaker
|
Willem Chua
|
Universitas Bina Nusantara
|
8.
|
8th Best Speaker
|
Charlie Sanjaya
|
Institut Pertanian Bogor
|
9.
|
9th Best Speaker
|
Jeanne Sanjaya
|
Universitas Katolik Parahyangan
|
10.
|
10th Best Speaker
|
Yosephine Gita Asaria H
|
Institut Teknologi Bandung
|
D. Novice Best Speaker
No.
|
Sebagai
|
Nama
|
Perguruan
Tinggi
|
1.
|
1st Best Speaker
|
Khatibul Umam
|
Universitas Hasanuddin
|
2.
|
2nd Best Speaker
|
Sulistia Ningsih
|
STBA Yapari Bandung
|
3.
|
3rd Best Speaker
|
Ariefinara Hernawan
|
STBA Yapari Bandung
|
4.
|
4th Best Speaker
|
Tjoa Nathasia
|
Universitas Sam Ratulangi
|
5.
|
5th Best Speaker
|
Daniel Ronaldo Hutabarat
|
Universitas Sumatera Utara
|
6.
|
6th Best Speaker
|
Frederica Vania Agustina
|
Universitas Diponegoro
|
7.
|
7th Best Speaker
|
Khairunnisa A. Yahya
|
Universitas Muslim Indonesia
|
8.
|
8th Best Speaker
|
Jessica Gloria Mogi
|
Universitas Sam Ratulangi
|
9.
|
9th Best Speaker
|
Agung Pratama
|
Universitas Sumatera Utara
|
10.
|
10th Best Speaker
|
Hanto Intan
|
STMIK Mikroskil Medan
|
11.
|
10th Best Speaker
|
Fathan Mustaghfirin
|
Universitas Sriwijaya
|
12.
|
10th Best Speaker
|
Ayudhia Ratna Wijaya
|
Universitas Negeri Semarang
|
![]() |
Opening NUDC oleh Kasubdit P&K Belmawa |
NUDC Tahun 2017
A. Kategori Main Draw1. Champion, Alif Azadi Taufik, Universitas Indonesia
2. Champion, Regina Cara, Riantoputra Universitas Indonesia
3. 1st Runner Up, Feri Kurniawan, Universitas Negeri Malang
4. 1st Runner Up, Lisa Ramadhani Harianti, Universitas Negeri Malang
5. 2nd Runner Up, Muhammad Itqon Askary, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
6. 2nd Runner Up, M. Abdan Syakura, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
7. 3rd Runner Up, Noel Hasintongan, Universitas Gadjah Mada
8. 3rd Runner Up, Dhanny Lazuardi, Universitas Gadjah Mada
B. Kategori Novice
1. Champion, Malik Nurahman Politeknik Negeri Sriwijaya
2. Champion, Leila Utarina Politeknik Negeri Sriwijaya
3. 1st Runner Up, Dimas Prakoso Universitas Sam Ratulangi
4. 1st Runner Up, Andika Saputra Popang Universitas Sam Ratulangi
5. 2nd Runner Up, Silfi Dia Antika Universitas Lampung
6. 2nd Runner Up, Elia Agusta Universitas Lampung
7. 3rd Runner Up, Emi Fitri Audina Universitas Tanjungpura
8. 3rd Runner Up, Rizka Suhani Universitas Tanjungpura
C. Main Draw Best Speaker
1. 1st Best Speaker, Alif Azadi Taufik Universitas Indonesia
2. 2nd Best Speaker, Regina Cara Riantoputra Universitas Indonesia
3. 3rd Best Speaker, Dhanny Lazuardi Universitas Gadjah Mada
4. 4th Best Speaker, Kezia Sekarsari Institut Teknologi Bandung
5. 4th Best Speaker, Ahmad Kushay Institut Teknologi Bandung
6. 6th Best Speaker, Noel Hasintongan Universitas Gadjah Mada
7. 7th Best Speaker, Feri Kurniawan Universitas Negeri Malang
8. 8th Best Speaker, Muhammad Itqon Askary Institut Teknologi Sepuluh Nopember
9. 8th Best Speaker, Ahmad Dzulfiqar Adi Universitas Airlangga
10. 10th Best Speaker, Shannon Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
D. Novice Best Speaker
1. 1st Best Speaker, Dedy Gunawan Lien Universitas Sumatera Utara
2. 2nd Best Speaker, Putri Agustinos Universitas Bengkulu
3. 3rd Best Speaker, Sarah Siti Jubaedah Politeknik Negeri Bandung
4. 3rd Best Speaker, Frilly Andrelia Utami Universitas Tadulako
5. 5th Best Speaker, M. Rizky Hady Eka P. Universitas Hasanuddin
6. 5th Best Speaker, Virhans Dipa Alanson Universitas Mulawarman
7. 5th Best Speaker, Syarifah Aliyah Fitrisam Universitas Tadulako
8. 8th Best Speaker, Khamidah Sulistiya Rini, Nurman Universitas Bengkulu
9. 9th Best Speaker, Daniel Anugerah Universitas Pelita Harapan
10. 10th Best Speaker, Malik Nurahman Politeknik Negeri Sriwijaya
E. Kategori Essay Writing Competition
1. 1st Winner, Eka Larasati Oktaviani Universitas Negeri Malang
2. 2nd Runner Up, Ghina Nurqori Aina Universitas Bakrie
3. 3rd Runner Up, Arida Meilani Universitas Mataram
F. Kategori Public Speaking Competition
1. 1st Winner, Muhamad Urfan Taufik Universitas Negeri Yogyakarta
2. 2nd Runner Up, Gunawan Tjokro, Politeknik Informasi, Teknologi & Bisnis
3. 3rd Runner Up, Arif Dharmawan Suwardi Universitas Terbuka
NUDC Tahun 2018
Kategori Main Draw
- Champion andu Noer Umaro, Universitas Bina Nusantara
- Champion Vici Indrati Milenia, Universitas Bina Nusantara
- 1st Runner Up Vicentius Michael, Institut Teknologi Bandung
- 1st Runner Up Ahmad Kushay, Institut Teknologi Bandung
- 2nd Runner UpNur Fathimah Azzahra Syafril, Universitas Sriwijaya
- 2nd Runner UpBioantika, Universitas Sriwijaya
- 3rd Runner UpJessica Andriani Lion, Universitas Indonesia
- 3rd Runner UpAdfikri Kevin Marvel, Universitas Indonesia
Kategori Novice
- Champion Fajar Fadli, Universitas Negeri Medan
- Champion Asrita Sari, Universitas Negeri Medan
- 1st Runner Up M. Al Anas, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
- 1st Runner Up Abdurrahman Zuhdi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
- 2nd Runner Up Sultan Wijaya, Universitas Muslim Nusantara Al- Washliyah Medan
- 2nd Runner Up Atikha, Universitas Muslim Nusantara Al- Washliyah Medan
- 3rd Runner Up Garin Frige Janitra, Universitas Sebelas Maret
- 3rd Runner Up Yudhistira Andarusukma, Universitas Sebelas Maret
Kategori Main Draw Best Speaker
- 1st Best Speaker Vincentius Michael, Institut Teknologi Bandung
- 2nd Best Speaker Adfikri Kevin Marvel, Universitas Indonesia
- 3rd Best Speaker Jessica Andriani Lion , Universitas Indonesia
- 4th Best Speaker Ahmad Kushay, Institut Teknologi Bandung
- 5th Best Speaker Syagung Gunawan , Universitas Gadjah Mada
- 6th Best Speaker Pandu Noer Umaro, Universitas Bina Nusantara
- 7th Best Speaker Sandy Sanjaya Awaluddin, Universitas Gadjah Mada
- 8th Best Speaker Vici Indrati Milenia, Universitas Bina Nusantara
- 9th Best Speaker Nicholas Christianto W, Universitas Kristen Petra
- 10th Best Speaker Felicia Evelyn Salim , Universitas Parahyangan
Kategori Novice Best Speaker
- 1st Best Speaker Maerel Dhalia Arumnisa, Universitas Diponegoro
- 2nd Best Speaker M. Al Anas, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
- 3rd Best Speaker Yudhistira Andarusukma, Universitas Sebelas Maret
- 4th Best Speaker Siti Aisyah Novitri, Universitas Pendidikan Indonesia
- 5th Best Speaker Alifah Ummu Zakiyyah, Universitas Hasanuddin
- 6th Best Speaker Randy Rentanaka, Institut Bisnis Informasi Teknologi dan Bisnis
- 7th Best Speaker Zarin Attaul Qudus, Universitas Negeri Semarang
- 8th Best Speaker Eka Nurcahyaningsih, Universitas Negeri Malang
- 9th Best Speaker Nurmia Novianti, Universitas Sumatera Utara
- 10th Best Speaker Muhammad Ichsan Basir, Universitas Lambung Mangkurat
Kategori Essay Writing Competition
- Winner David Moza, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
- 1st Runner Up Putri Amelia, Universitas Sumatera Utara
- 2nd Runner Up Nurmuliasneny Musa, Universitas Hasanuddin
Kategori Public Speaking Competition
- Winner Kim Egberd Litelnoni, Universitas Pelita Harapan
- 1st Runner Up Mariah Agnes Matakena, Universitas Patimura Ambon
- 2nd Runner Up Salsabila Mahdi, Universitas Syiah Kuala
KDMI Lomba Debat Bahasa Indonesia
KDMI diadakan mulai tahun 2018 yang diikuti oleh perwakilan Kopertis/LLDikti dan PTN. Lomba menggunakan sistem Asian Parliamentary. Juara KDMI pertama adalah sebagai berikut:
- Juara I Yunindita, Universitas Indonesia
- Juara I Faris Abdurrachman, Universitas Indonesia
- Juara I Farah Ashila Balqis, Universitas Indonesia
- Juara II Roiyan Ali Kurniawan, Universitas Gadjah Mada
- Juara II Sisilia Juliana Hanamaria, Universitas Gadjah Mada
- Juara II Varrel Vendira Rizlah Putra, Universitas Gadjah Mada
- Juara III Jasmine Nadhiyfa Syanni, Universitas Negeri Surabaya
- Juara III Jihan Nabila, Universitas Negeri Surabaya
- Juara III Kevin S.P Tuhumena, Universitas Negeri Surabaya
- Juara III Rizaldy Alif Syahrial, Universitas Tadulako
- Juara III Andriawan Marcelino, Universitas Tadulako
- Juara III Dion Yosafat Prabowo Tokalende, Universitas Tadulako
Pendebat Terbaik Bahasa Indonesia
- Pendebat Terbaik 1 Yunindita Prasidya, Universitas Indonesia
- Pendebat Terbaik 2 Faris Abdurrachman, Universitas Indonesia
- Pendebat Terbaik 3 Sisilia Juliana Hanamaria, Universitas Gadjah Mada
- Pendebat Terbaik 4 Fadillah Ridho Pangestu, Universitas Mulawarman
- Pendebat Terbaik 5 Farah Ashila Balqis, Universitas Indonesia
- Pendebat Terbaik 6 Roiyan Ali Kurniawan, Universitas Gadjah Mada
- Pendebat Terbaik 7 Sofia Ari Murti, Universitas Negeri Malang
- Pendebat Terbaik 8 Andriawan, Universitas Tadulako
- Pendebat Terbaik 9 Varrel Vendira Riziah Putra, Universitas Gadjah Mada
NUDC-KDMI TAHUN 2019
NUDC dan KDMI tahun ini diselenggarakan pada tanggal 14-19 Juli 2019 yang bertempat di UC Universitas Airlangga Surabaya.![]() |
Champions NUDC 2019 di Unair Surabaya |
NUDC (National University Debating Championship).
A. Kategori Main Draw
- Champion, Maerel Dhalia Arumnisa, Universitas Diponegoro
- Champion, Yusuf Alfat Fauzani, Universitas Diponegoro
- 1st Runner Up, Joshua Chang, Universitas Kristen Petra Surabaya
- 1st Runner Up, Danny Purnama, Universitas Kristen Petra Surabaya
- 2nd Runner Up, Rahma Hanum Amalia Sugianto, Universitas Gadjah Mada
- 2nd Runner Up, Firsttolia Larasati Yan Sugianto, Universitas Gadjah Mada
- 3rd Runner Up, Adam Rifky, Universitas Indonesia
- 3rd Runner Up, Derril Pramana Tungka, Universitas Indonesia
- Champion, Ernest Nathan Handrijono, Univ. Dian Nuswantoro
- Champion, Syella Telyvia Tania, Universitas Dian Nuswantoro
- 1st Runner Up, Fahira Zheryn Azzahra, Univ. Negeri Riau
- 1st Runner Up, Maria Lucia Dwigama Purba, Universitas Riau
- 2nd Runner Up, Putu Ditha Tilottami Upaningtyas, Univ. Udayana
- 2nd Runner Up, Rizaldy Wahyudinata Danupoyo, Universitas Udayana
- 3rd Runner Up, Ivan Paskal, Poltek Wilmar Bisnis
- 3rd Runner Up, T Angga Djovangka Putra, Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia
C. Open Draw Best Speaker
- Peraih Medali Emas, Rahma Hanum Amalia Sugianto, Univ. Gadjah Mada
- Peraih Medali Emas, Derril Pramana Tungka, Universitas Indonesia
- Peraih Medali Emas, Firsttolia Larasati Yan Sugianto, Univ. Gadjah Mada
- Peraih Medali Emas, Adam Rifky, Universitas Indonesia
- Peraih Medali Emas, Bobby Ongkojoyo, Univ. Surabaya
- Peraih Medali Perak, Giovanni Nickson Zefanya, Univ. Padjajaran
- Peraih Medali Perak, Daud Hernoud Christhen Loudoe, Univ. Surabaya
- Peraih Medali Perak, Madeleine Claudya, Unika Atma Jaya
- Peraih Medali Perak, Livina Septiana, Unika Atma
- Peraih Medali Perak, Salsafia Putri, ITB
- Peraih Medali Perunggu, Liana Tan, Univ. Bina Nusantara
- Peraih Medali Perunggu, Maerel Dhalia Arumnisa, Univ. Diponegoro
- Peraih Medali Perunggu, Cheryl Michelin Pangestu, Univ. Parahyangan
- Peraih Medali Perunggu, Randy Rentanaka, IB IT&B
- Peraih Medali Perunggu, Devi Salsabila, Univ. Airlangga
D. Novice Best Speaker
- Peraih Medali Emas, Feliani, Univ. Tanjungpura
- Peraih Medali Emas, Jodi Satria Affan, Univ. Islam Sultan Agung
- Peraih Medali Emas, Ernest Nathan Handrijono, Univ. Dian Nuswantoro
- Peraih Medali Emas, Kenneth Winston Aurel, Univ. Sam Ratulangi
- Peraih Medali Emas, Leonardo, Univ. Tanjungpura
- Peraih Medali Perak, Rizaldy Wahyudinata Danupoyo, Univ Udayana
- Peraih Medali Perak, Desmery Natalia Tarigan, USU
- Peraih Medali Perak, Faraytodi Gibran, Univ. Andalas
- Peraih Medali Perak, Diah Annisa Aprilia, Univ. Tadulako
- Peraih Medali Perak, Putu Ditha Tilottami Upaningtyas, Univ. Udayana
- Peraih Medali Perunggu, T Angga Djovangka Putra, Poltek Wilmar Bisnis
- Peraih Medali Perunggu, Maria Lucia Dwigama Purba, Univ Negeri Riau
- Peraih Medali Perunggu, Ongky Andriawan, Univ Andalas
- Peraih Medali Perunggu, Muhammad Rayhan Al Farizi, Univ. Islam Indonesia
- Peraih Medali Perunggu, Asri Syawalia, Univ Bangka Belitung
E. Kategori Essay Writing Competition
- 1st Winner, Winamora Dapa, Univ Padjajaran
- 2nd Runner Up, Immanuel Eka B.W, Univ. Diponegoro
- 3rd Runner Up, I Putu Bagus Dimas Pranata, Univ. Presiden
- 1st Winner, Jasmine, ASM Cendana
- 2nd Runner Up, Yimna Lorinda, STBA Pontianak
- 3rd Runner Up, Arif Darmawan Suwardi, Universitas Terbuka
KDMI (Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia).
A. Lomba Debat Bahasa Indonesia- Juara I Kael Dilon Ezra, Institut Pertanian Bogor
- Juara I Farhan Hanif Putra, Institut Pertanian Bogor
- Juara I Nabil Muhammad Mukhlis, Institut Pertanian Bogor
- Juara II Jhodie Febrinan, Universitas Negeri Malang
- Juara II Laksamana Fadian Zuhad Ramadhan, Universitas Negeri Malang
- Juara II Sofia Ari Murti, Universitas Negeri Malang
- Juara III Muhammad Farhan Azis, Universitas Brawijaya
- Juara III Fahrul Ahyan, Universitas Brawijaya
- Juara III Ghiffary Yovandika Anwaary Fadhillah, Universitas Brawijaya
- Juara III Inkaana Bi Haqqi, Universitas Islam Sultan Agung
- Juara III Veren Ahya Ruskita Vitun, Universitas Islam Sultan Agung
- Juara III Candra Muhammad Yusuf Hidayatullah, Universitas Islam Sultan Agung
B. Pendebat Terbaik Bahasa Indonesia
- Pendebat Terbaik 1 Muhammad Zufar Farhan Zuhdi , Universitas Gadjah Mada
- Pendebat Terbaik 2 Muhammad Rafly Rizky Prayoga, Universitas Gadjah Mada
- Pendebat Terbaik 3 Citra Dewi Harmia, Universitas Negeri Yogyakarta
- Pendebat Terbaik 4 Astrid Ningtyas Febriyanti, Universitas Gadjah Mada
- Pendebat Terbaik 5 Fahrul Ahyan, Universitas Brawijaya
- Pendebat Terbaik 6 Rifky Zachris Diandrio, Universitas Indonesia
- Pendebat Terbaik 7 Gardahadi, Institut Teknologi Bandung
- Pendebat Terbaik 8 Ervin Naufal Arrasyid, Institut Teknologi Bandung
- Pendebat Terbaik 9 Kael Dilon Ezra, Institut Pertanian Bogor
- Pendebat Terbaik 10 Muhammad Ghifari Karsa, Universitas Syiah Kuala
- Pendebat Terbaik 11 Ghiffary Yovandika Anwaary Fadhillah, Universitas Brawijaya
- Pendebat Terbaik 12 Cinta Vidate, Institut Teknologi Bandung
Mau nanya kak, adjudicator itu nanti ngapain aja? Dan bagaimana sistem penentuan adjudicator yang menang atau ikut ke wilayah?
BalasHapus