Sabtu, 15 Agustus 2020

PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA TANAH AIR NUSANTARA-SISTEM ALIH KREDIT DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI (PERMATA-SAKTI)


Kriteria Permata-Sakti 2020/2021

Panduan Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI) Tahun 2020 yang dapat diunduh di www.dikti.kemdikbud.go.id  

Perguruan Tinggi mengisi data program dan mata kuliah unggulan secara online (daring) melalui laman berikut: http://ringkas.kemdikbud.go.id/DataPTPERMATA2020, paling lambat Sabtu, tanggal 15 Agustus 2020. 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi staf Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Tsania Hanintisya, HP: 0856-0150-5548 dan Sujud Widodo, HP: 0813-3690-0773 (selama jam kerja) atau melalui surat elektronik ke alamat transfer.kredit@kemdikbud.go.id dengan subjek surat: Program Permata-Sakti 2020.

Jumat, 24 Juli 2020

A & Q Webinar Tentang Pendidikan Kesehatan #08 Keperawatan


Kutipan Pertanyaan:
Saya kuliah semester 6 "S1" Keperawatan, setelah lulus ingin bekerja di Luar Negeri tetapi khawatir karena belum tahu bagaimana persyaratannya. Mohon dijelaskan. Terima kasih. (Sofi)

Jawaban:
Pilihan atau keinginan untuk bekerja ke LN adalah hal sangat baik. Perlu diketahui bahwa saat ini bahwa tenaga kesehatan Keperawatan di Indonesia secara umum sudah terpenuhi bahkan di banyak wilayah melebihi kebutuhan. Tentu bekerja di LN pada umumnya memerlukan kriteria dan atau persyaratan yang lebih tinggi dibandingkan dengan di dalam negeri. Tetapi perlu diingat bahwa pengalaman atau jejaring dan tentu juga gaji yang akan didapatkan pastinya lebih tinggi. Sebagai gambaran gaji skill worker di Jepang rata-rata sebesar Rp. 20 juta/bulan. Tentu di Amerika dan Eropa lebih tinggi karena persyaratan kompetensinya juga lebih tinggi.
Ragam jenis pekerjaan di LN selain bekerja sebagai perawat di rumah sakit juga banyak, misalnya: home care, perawat di perusahaan, asisten dokter atau dokter gigi, analis bahkan periset atau epidemiolog dan banyak pilihan lain.
Saat ini negara tujuan atau yang paling banyak menerima tenaga perawat dari Indonesia antara lain: Taiwan, Jepang, beberapa negara Amerika atau Eropa (terutama Jerman) dan juga Timur Tengah. Masing-masing negara tentu memiliki kriteria yang berbeda, tetapi secara umum keterampilan bahasa menjadi syarat utama selain keterampilan keperawatan atau asuhan.
Karena itu bagi yang memiliki keinginan untuk bekerja di LN harus menyiapkan diri sejak awal misalnya belajar bahasa asing dan melanjutkan pendidikan profesi (Ners) setelah Sarjana serta sertifikasi juga persiapan mental.
Hampir semua perguruan tinggi memiliki lembaga atau pusat karir yang bertugas membantu mahasiswa atau calon lulusannya agar siap di dunia kerja. Lembaga yang membantu warga Indonesia untuk bekerja di LN adalah BNP2TKI selain perwakilan atau agen di daerah yang bekerja sama dengan BNP2TKI.

Terima kasih.

A & Q Webinar Tentang Pendidikan Kesehatan #07 Kebidanan


Kutipan pertanyaan:
Saya lulusan D3 Kebidanan ingin melanjutkan kuliah. Apakah saya harus ke S1 atau D4? Apakah kampus tempat kuliah menentukan (peluang mendapatkan) pekerjaan nantinya? (Anggy)


Jawaban:
Pada dasarnya pilihan apakah akan melanjutkan ke Sarjana (pendidikan akademik, "S1") atau Sarjana Terapan (pendidikan vokasi, "D4"), sama baiknya (level 6 KKNI). Hanya saja karena sebelumnya "D3" yang merupakan pendidikan vokasi maka pilihan lebih baik melanjutkan ke Sarjana Terapan karena sejenis. Namun saat ini baik Sarjana maupun Sarjana Terapan harus dilengkapi dengan pendidikan Profesi (level 7 KKNI) yang ditempuh selama 2-3 semester/60 minggu (36-44 SKS).

Untuk pilihan kampus yang dijadikan pedoman adalah status atau peringkat akreditasi program studinya. Pilihlah program studi dan institusi yang memiliki peringkat akreditasi minimal B. Untuk Sarjana Terapan "D4", saat ini banya diselenggarakan di Poltekes, sedangkan untuk Sarjana, "S1" lebih banyak di Stikes.
Pilihan kampus tentu saja berpengaruh terhadap kemudahan mendapatkan pekerjaan walaupun sifatnya relatif. Beberapa kampus memang populer di bidang atau profesi tertentu, namun yang penting kita memilih program studi minimal B.

Daftar penyelenggara program Sarjana/Sarjana Terapan Kebidanan dan Peringkat akreditasi dapat dilihat di https://www.banpt.or.id/direktori/prodi/pencarian_prodi.php

Terima kasih

Jumat, 01 Mei 2020

Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS)




LATAR BELAKANG

Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung-jawab. Salah satu prinsip penyelenggaraan pendidikan adalah pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.

Dalam rangka mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan Pendidikan Nasional, maka perlu adanya peningkatan pemahaman nilai kultural, dan kemajemukan bangsa dengan mengembangkan kreativitas mahasiswa, baik dalam proses pembelajaran etika dan estetika, maupun dalam aktivitas pengembangan bakat, minat dan kemampuan mahasiswa di bidang kesenian. Melalui seni diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.

Salah satu wadah untuk mengimplementasikan harapan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi berupaya untuk menyelenggaraan kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional (Peksiminas).

DASAR

  1. Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi 
  2. Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi 
  3. SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 26/Dikti/Kep/1988 tentang Pola Pengembangan Kemahasiswaan (Polbangmawa). 
  4. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.41/Dikti/Kep/2003 tanggal 26 Agustus 2003 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). 

TUJUAN

  1. Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler kemahasiswaan di perguruan tinggi melalui minat, bakat dan kemampuan para mahasiswa, khususnya dibidang seni. 
  2. Meningkatkan dan mengembangkan apresiasi seni di kalangan mahasiswa untuk memperkaya seni budaya bangsa Indonesia yang dapat memperkuat daya saing bangsa. 
  3. Menjalin kerjasama antar mahasiswa dari berbagai daerah untuk mempererat rasa persaudaraan, dalam rangka keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). 

SASARAN

  1. Memberikan wadah untuk kegiatan seni yang dilaksanakan secara rutin, baik di tingkat perguruan tinggi (melalui UKM), tingkat wilayah, tingkat nasional, tingkat regional, maupun tingkat internasional. 
  2. Sebagai ajang penentukan mahasiswa yang mempunyai prestasi di bidang seni untuk menampilkan kemampuannya sebagai duta bangsa ke Luar Negeri. 
  3. Terjalinnya kerja sama antar mahasiswa di Indonesia maupun dengan mahasiswa dari negara lain. 

TEMA

Tema ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Pengurus Pusat Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (PP. BPSMI) dan Pengurus Daerah Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (Pengda. BPSMI) pelaksana Peksiminas.

WAKTU DAN TEMPAT

  1. Peksiminas diselenggarakan 2 (dua) tahun sekali. 
  2. Waktu penyelenggaraan Peksiminas ditentukan pada saat Munas atau Rakernas. 
  3. Waktu pertandingan/perlombaan agar diatur sedemikian rupa agar babak final dapat dilaksanakan menjelang acara penutupan. 
  4. Urutan penomoran Peksiminas dimulai pertama kali dengan diselenggarakannya Peksiminas di Surakarta pada tahun 1991. 
  5. Tempat pertandingan/perlombaan untuk semua tangkai lomba adalah di kota provinsi pelaksana Peksiminas. 

DEWAN JURI

Dewan juri yang terlibat di setiap tangkai seni adalah profesional/seniman nasional di bidangnya masing-masing seperti:
  1. Sam Bimbo
  2. James F Sundah
  3. Nungky Kusumastuti
  4. Bornok Hutauruk
  5. Tarida Panjaitan
  6. Jose Rizal Manua
  7. Subarkah Hadisarjana
  8. N. Riantiarno, 
  9. Ratna Riantiarno
  10. Joko Damono, dll

PELAKSANA

Penanggungjawab atas terselenggaranya Peksiminas adalah PP. BPSMI, yang pelaksanaanya dapat didelegasikan kepada Pengda. BPSMI.
Pengda. BPSMI yang belum pernah menjadi tuan rumah berhak sebagai calon pelaksana Peksiminas dengan mengajukan permohonan secara tertulis ke PP. BPSMI selambat-lambatnya 6 (enam) bulan sebelum Rakernas BPSMI yang dilaksanakan pada saat penyelenggaraan Peksiminas.
Keputusan tuan rumah Peksiminas ditentukan 2 (dua) tahun sebelum pelaksanaan Peksiminas pada Rakernas BPSMI.
Permohonan menjadi calon tuan rumah Peksiminas harus memuat berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dan mendapat dukungan atau persetujuan secara tertulis dari Rektor /Ketua/Direktur Perguruan Tinggi yang bersangkutan. 

PELAKSANA

Materi pokok yang disampaikan dalam mengajukan permohonan adalah sebagai berikut:
  1. Surat dukungan atau persetujuan sebagai pelaksana Peksiminas dari Rektor/Ketua/Direktur perguruan tinggi yang bersangkutan.
  2. Menyebutkan tangkai seni yang wajib dilombakan (bukan wajib diikuti oleh peserta) dan menyebutkan tangkai seni pilihan, apabila ada tambahan tangkai seni yang diperlombakan/ dipertandingkan.
  3. Rencana tanggal pelaksanaan, yang waktunya tidak kurang dari 5 (lima) hari dan tidak lebih dari 7 (tujuh) hari termasuk acara pembukaan dan penutupan.
  4. Sarana dan prasarana pentas yang telah tersedia dan atau yang akan dibangun.
  5. Tempat penampungan peserta (Hotel/Wisma/Asrama) beserta daya tampungnya.
  6. Tersedianya sumber daya manusia yang memadai dalam melaksanaan Peksiminas.
  7. Menyampaikan rencana kebutuhan dana dan sumber yang diharapkan.
  8. Hal-hal lain yang dipandang perlu untuk melengkapi informasi kesiapan sebagai calon pelaksana Peksiminas. 

TANGKAI LOMBA

Tangkai lomba seni pada PEKSIMINAS sebanyak 15 (lima belas) tangkai lomba yang terdiri atas:
  1. Tari
  2. Baca Puisi
  3. Monolog
  4. Vokal Group
  5. Nyanyi Seriosa
  6. Nyanyi Pop/Hiburan
  7. Nyanyi Keroncong
  8. Nyanyi Dangdut
  9. Penulisan Cerpen
  10. Penulisan Puisi
  11. Penulisan Lakon
  12. Lukis
  13. Komik Strip
  14. Desain Poster
  15. Fotografi 


Entri yang Diunggulkan

Perubahan Mendasar Kebijakan Bidang Kemahasiswaan

Semua kalangan pendidikan tinggi pasti tahu apa itu kampus merdeka dan merdeka belajar; salah satu episode kebijakan Mas Menteri Dikbud. Te...