Sabtu, 19 Desember 2015

Olimpiade Nasional MIPA Perguruan Tinggi (ON-MIPA)

OLIMPIADE NASIONAL MIPA (ON MIPA) PERGURUAN TINGGI


Pedoman KN-MIPA 2020

LATAR BELAKANG

Secara umum Matematika dan Sains atau Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) merupakan bidang/mata pelajaran/mata kuliah yang kurang diminati di masyarakat. Selain itu dijumpai kenyataan pula bahwa prestasi peserta didik di satuan pendidikan setiap jenjang untuk bidang MIPA memang masih relatif rendah, khususnya mahasiswa. Padahal di sisi lain, kualitas bidang Matematika dan Sains menjadi tolok ukur penting dalam daya saing atau kualitas pendidikan suatu negara.

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (d/h Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) menyelenggarakan Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) sebagai bagian untuk mempersiapkan mahasiswa dalam rangka mendorong dan atau meningkatkan prestasi dan mutu bidang MIPA tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Olimpiade mulai diselenggarakan pada tahun 2009 dengan tiga bidang lomba yaitu Matematika, Kimia dan Fisika.

Mulai tahun 2011 bidang yang dilombakan mencakup Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi. Lomba dilakukan dalam tiga tahap yaitu Tahap I di tingkat perguruan tinggi yang menghasilkan 7 mahasiswa terbaik masing-masing bidang, Tahap II tingkat wilayah untuk menentukan 50 mahasiswa terbaik dan Tahap III di tingkat nasional yang menghasilkan 25 mahasiswa terbaik.

TUJUAN

Tujuan dari Olimpiade Nasional MIPA-PT ini adalah:
  1. Mendorong peningkatan kemampuan akademik dan memperluas wawasan mahasiswa. 
  2. Mendorong mahasiswa untuk lebih mencintai bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. 
  3. Mendorong peningkatan kualitas dan memperluas wawasan staf pengajar. 
  4. Memberikan masukan untuk perbaikan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. 
  5. Menjadi sarana promosi dan meningkatkan daya tarik Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di tengah-tengah masyarakat. 

PENANGGUNGJAWAB

  • Pusat Prestasi Nasional Kemdikbud
  • Ditjen Pendidikan Tinggi
  • Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I s.d. XIV 
  • Pimpinan bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi 

PESERTA DAN PERSYARATAN

Peserta adalah mahasiswa:
  • program studi Strata Satu (S1) perguruan tinggi di lingkungan Kemenristekdikti; 
  • maksimal semester 8; 
  • terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti); 
  • belum lulus sampai dengan tanggal 31 Agustus pada tahun pelaksanaan seleksi;  
  • berasal dari bidang ilmu MIPA atau yang relevan. 
  • belum pernah mendapatkan medali emas atau Juara I dalam ON MIPA-PT atau OSN-Pertamina. 
  • peserta seleksi Tahap II adalah peserta terbaik hasil seleksi Tahap I dan mendapatkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan. 

PENDAFTARAN

Pendaftaran Peserta:
  • Tahap I mendaftar ke panitia penyelenggara di masing-masing perguruan tinggi. 
  • Tahap II pendaftaran peserta dilakukan secara langsung ke Kopertis Wilayah sesuai dengan pengelompokan wilayah/regional sebagaimana tercantum dalam buku pedoman ini dengan mengacu pada format pendaftaran. 

MEKANISME DAN TEMPAT SELEKSI

  • Tahap I (Tingkat Perguruan Tinggi) untuk menentukan 7 (tujuh) mahasiswa terbaik pada masing-masing bidang studi untuk mengikuti seleksi Tahap II (Tingkat Wilayah). 
  • Tahap II (Tingkat Wilayah) dilaksanakan secara serentak di 14 (empat belas) wilayah/regional, dengan pembagian sebagai berikut:


Wilayah
Provinsi
I
Sumatera Utara, 
II
Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung 
III
DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten 
IV
Jawa Barat 
V
D.I. Yogyakarta 
VI
Jawa Tengah 
VII
Jawa Timur 
VIII
Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Bali 
IX
Sulsel, Sulut, Sulteng, Sultra, Sulbar, dan Gorontalo 
X
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau (Kepri), dan Jambi 
XI
Kalsel, Kalbar, Kalteng, Kaltim, dan Kaltara
XII
Maluku, dan Maluku Utara 
XIII
Aceh 
XIV
Papua, dan Papua Barat

Pengumuman hasil seleksi tahap II akan dikirimkan kepada masing-masing perguruan tinggi, Kopertis serta akan dipublikasikan melalui laman: www.dikti.go.id dan www.pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id 
  • Tahap III (Tingkat Nasional)
Seleksi Tahap III diikuti oleh maksimal 64 mahasiswa setiap bidangnya yang terdiri atas:
  1. Juara I dan II hasil seleksi tahap II ON MIPA-PT tingkat wilayah; 
  2. Peserta terbaik dari PTS di masing-masing wilayah yang memenuhi passing grade yang ditentukan oleh tim juri nasional; 
  3. Juara II dan III OSN-Pertamina Kategori Teori tahun sebelumnya; 
  4. Mahasiswa yang dikirim untuk mewakili Indonesia dalam mengikuti kompetisi internasional atau IMC (International Mathematics Competition) pada tahun sebelumnya jika masih memenuhi persyaratan; 
  5. Mahasiswa peraih nilai tertinggi seleksi Tahap II (selain butir a) secara keseluruhan untuk memenuhi kuota maksimal 64 mahasiswa. 
Pada Tahap III ini akan ditentukan 25 mahasiswa terbaik per bidang dengan pengelompokan:
  • Empat peraih medali emas, 
  • Enam medali perak, 
  • Sepuluh medali perunggu, dan 
  • Lima honorable mention. 
Pengumuman hasil seleksi pada Tahap III ON MIPA-PT akan dilaksanakan pada saat penutupan. Sedangkan penyelenggara seleksi Tahap III adalah perguruan tinggi yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Belmawa.


JADWAL SELEKSI

Jadwal pelaksanaan ON MIPA-PT adalah:


NO
KEGIATAN
WAKTU
KET.
1
Seleksi Tahap I (di PT masing-masing)
Minggu Ke 4 Februari -Minggu Ke 4 Maret

2
Waktu Pendaftaran Peserta Tahap II
Maret- April 2
di Kopertis Wilayah Masing-masing
3
Penyerahan daftar peserta Seleksi Tahap II
April

dari Kopertis ke Dikti
4
Seleksi Tahap II
April
Serentak di 14 wilayah/regional
5
Pengumuman Hasil Seleksi Tahap II
April

6
Penyelenggaraan  Seleksi Tahap III
Mei
Termasuk Penetapan Pemenang


    MATERI

    Seleksi olimpiade Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi terdiri dari dua jenis soal yaitu isian singkat dan atau uraian, dengan materi sebagai berikut.
    1. Materi olimpiade matematika mencakup: aljabar linier, struktur aljabar, analisis real, analisis kompleks dan kombinatorika; 
    2. Materi olimpiade Kimia mencakup: Kimia Anorganik, Kimia Fisika, Kimia Organik, dan Kimia Analitik; 
    3. Materi olimpiade fisika mencakup: mekanika klasik, mekanika kuantum, elektrodinamika, termodinamika, dan fisika modern; 
    4. Materi olimpiade Biologi mencakup: Kimia dalam kehidupan; Biologi sel; Genetika dan Biologi Molekuler; Fisiologi dan Metabolisma; Pertumbuhan, Perkembangan dan Reproduksi; Keanekaragaman Hayati; Ekologi dan Evolusi.


    ALOKASI WAKTU

    Tahap II (Wilayah)
    Seleksi terdiri atas dua jenis soal yaitu isian singkat dan atau uraian, diselenggarakan selama dua hari dengan alokasi waktu sebagai berikut:

    Hari
    Bidang
    Materi
    Waktu
    Hari pertama
    Matematika
      Analisis real 
      Kombinatorika
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Kimia
      Kimia Fisika
      Kimia Anorganik
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Fisika
      Mekanika Klasik
      Elektrodinamika
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Biologi
      Kimia dalam Kehidupan, Biologi Sel,
    Genetika & Biologi Molekuler
      Fisiologi dan Metabolisme; Pertumbuhan, Perkembangan dan Reproduksi
    1 x 120 menit

    1 x 120 menit
    Hari kedua
    Matematika
      Analisis kompleks dan struktur aljabar
      Aljabar linier
    2 x 60 menit
    1 x 120 menit
    Kimia
      Kimia Organik
      Kimia Analitik
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Fisika
      Termodinamika & Fisika Statistik
      Fisika Modern & Mekanika Kuantum
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Biologi
      Keanekaragaman Hayati
      Ekologi dan Evolusi
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit

    Tahap III (Nasional)
    Seleksi terdiri atas dua jenis soal yaitu isian singkat dan atau uraian, diselenggarakan selama dua hari dengan alokasi waktu sebagai berikut:

    Hari
    Bidang
    Materi
    Waktu
    Hari pertama
    Matematika
      Komprehensif I (mencakup 5 bidang)
    1 x 240 menit
    Kimia
      Kimia Fisika
      Kimia Anorganik
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Fisika
      Mekanika Klasik
      Elektrodinamika
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Biologi
      Kimia dalam Kehidupan, Biologi Sel,
    Genetika & Biologi Molekuler
      Fisiologi dan Metabolisme; Pertumbuhan, Perkembangan dan Reproduksi
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Hari kedua
    Matematika
      Komprehensif II (mencakup 5 bidang)
    1 x 240 menit
    Kimia
      Kimia Organik
      Kimia Analitik
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Fisika
      Termodinamika & Fisika Statistik
      Fisika Modern & Mekanika Kuantum
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit
    Biologi
      Keanekaragaman Hayati
      Ekologi dan Evolusi
    1 x 120 menit
    1 x 120 menit


    JURI

    Juri terdiri dari staf pengajar perguruan tinggi yang ditentukan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi.
    Juri bertugas menyusun dan menetapkan soal, menilai pekerjaan peserta, dan menetapkan pemenang/peserta seleksi tahap berikutnya. 

    PENGHARGAAN

    Peserta seleksi Tahap III akan mendapat 
    • Semua peserta mendapat Sertifikat dari Direktur Kemahasiswaan, Ditjen Belmawa;
    • Peraih medali mendapat dana pembinaan;
    • Khusus peraih medali pada bidang matematika akan diseleksi kembali untuk mengikuti ajang International Mathematics Competition (IMC) di Bulgaria.
    Selain itu, masing-masing juara menerima sertifikat, medali dan dana bantuan pembinaan masing-masing bidang yaitu:
    1. Peraih Medali Emas : Rp 6.500.000,00
    2. Peraih Medali Perak : Rp 4.500.000,00
    3. Peraih Medali Perunggu : Rp 2.500.000,00
    4. Honorable Mention : Rp 1.000.000,00

    PENDANAAN

    • Peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. 
    • Seleksi pada Tahap I tingkat perguruan tinggi dan pembinaan untuk mengikuti Tahap II menjadi tanggung jawab perguruan tinggi masing-masing. 
    • Akomodasi dan transportasi seleksi Tahap II menjadi tanggung jawab perguruan tinggi pengirim. Panitia wilayah/regional hanya menyediakan makan siang dan atau snack untuk mahasiswa peserta. 
    • Akomodasi, konsumsi, dan transportasi peserta seleksi Tahap III ditanggung oleh Ditjen Belmawa. 

    PENYELENGGARAAN

    Olimpiade MIPA-PT 2013

    Proses ON MIPA–PT diawali pada seleksi/kompetisi di tingkat perguruan, baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta pada bulan Februari-Maret 2013. Hasil seleksi dari tiap perguruan tinggi ini (ranking pertama s.d. ketujuh) berhak mengikuti seleksi tingkat wilayah, yang telah dilaksanakan secara serentak di Kopertis Wilayah I-XII pada tanggal 29-30 April 2013.Kompetisi tingkat wilayah diikuti oleh 3.279 mahasiswa yang berasal dari 12 Wilayah dengan rincian sebagai berikut:

    No
    Wilayah
    Mat
    Fis
    Kim
    Bio
    Total
    1
    Wilayah 1
    52
    46
    32
    35
    165
    2
    Wilayah 2
    52
    27
    17
    24
    120
    3
    Wilayah 3
    154
    125
    102
    134
    515
    4
    Wilayah 4
    108
    61
    69
    81
    319
    5
    Wilayah 5
    111
    80
    82
    111
    384
    6
    Wilayah 6
    90
    47
    52
    54
    243
    7
    Wilayah 7
    200
    90
    100
    150
    540
    8
    Wilayah 8
    32
    21
    20
    33
    106
    9
    Wilayah 9
    81
    58
    44
    72
    255
    10
    Wilayah 10
    59
    37
    38
    59
    193
    11
    Wilayah 11
    38
    32
    31
    34
    135
    12
    Wilayah 12
    90
    85
    62
    67
    304

    Total
    1.067
    709
    649
    854
    3.279

    Berdasarkan nilai dan  atau hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh tim juri semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk ikut berkompetisi. Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah peserta ON MIPA-PT dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012 mahasiswa yang ikut sebanyak 3.049 mahasiswa, sedangkan pada tahun ini tercatat 3.279 mahasiswa.

    Malam penutupan ON-MIPA 2013 di Surabaya

    Seleksi tingkat nasional yang dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 29 Mei s.d. 1 Juni 2013, diikuti oleh 62 mahasiswa setiap bidangnya yang terdiri atas: 
    • juara 1 dan 2 hasil seleksi tahap II ON MIPA-PT tahun 2013, 
    • mahasiswa peraih nilai tertinggi seleksi tahap II di masing-masing wilayah, juara 2 dan 3 OSN Pertamina Tahun 2012, dan 
    • mahasiswa yang dikirim untuk mewakili Indonesia dalam mengikuti kompetisi Internasional (IMC) pada tahun sebelumnya jika masih memenuhi persyaratan, dengan rincian sebagai berikut:

    NO
    KOMPONEN/BIDANG
    MAT
    FIS
    KIM
    BIO
    1
    Juara 1 dan 2 hasil Seleksi Tingkat Wilayah
    24
    24
    24
    24
    2
    Peserta yang memenuhi grade nilai pada Seleksi Tingkat Wilayah
    20
    25
    25
    24
    3
    Peserta terbaik dari PTS di masing-masing wilayah
    11
    11
    11
    12
    4
    Juara II dan III OSN-Pertamina Kategori Teori tahun 2012
    2
    2
    2
    2
    5
    Peserta IMC tahun sebelumnya yang masih memenuhi persyaratan.
    5




    JUMLAH
    62
    62
    62
    62

    Dalam seleksi tingkat nasional telah ditentukan 25 mahasiswa terbaik perbidang dengan pengelompokan: 4 peraih medali emas, 6 peraih medali perak, 10 peraih medali perunggu dan 5 peraih honorable mention. Peraih emas di semua bidang masih didominasi oleh perguruan tinggi ternama seperti ITB, UGM, UI, ITS, Unair dan perguruan tinggi swasta UPH dan Ubaya.

    Selain itu para peraih medali emas juga berhak mendapatkan beasiswa ko-ekstra kurikuler sampai lulus (semester VIII). Sedangkan untuk pemenang bidang Matematika, sebanyak 25 mahasiswa, akan diseleksi untuk menentukan 7 mahasiswa yang akan mewakili Indonesia untuk mengikuti International Mathematics Competition (IMC) XIX yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 – 12 Agustus 2013 di Blagoevgrad, Bulgaria.

    Hasil lengkap

    ONMIPA-PT 2014

    ON MIPA tahun 2014 diselenggarakan di Semarang pada tanggal 22-24 Mei 2014. Empat Perguruan Tinggi (PT) masing-masing Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mendominasi perolehan medali baik emas, perak, perunggu maupun peraih honorable mention. Acara diselenggarakan di Hotel Grand Candi ini yang terbagi untuk bidang Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi. Pada saat acara penutupan diumumkan 25 mahasiswa terbaik di setiap bidang dengan pengelompokan empat peraih medali emas, enam peraih medali perak, sepuluh peraih medali perunggu dan lima peraih honorable mention.Khusus pemenang bidang Matematika dilakukan pembinaan untuk menentukan tujuh mahasiswa yang akan mewakili Indonesia mengikuti ajang International Mathematics Competition (IMC) XXI yang diselenggarakan 28 Juli sampai dengan 5 Agustus 2014 di Blagoevgrad, Bulgaria.
    ONMIPA-PT 2015

    Penyelenggaraan ON MIPA-PT diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa, serta kecintaan mereka terhadap MIPA. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan kualitas dan wawasan staf pengajar, serta memberikan masukan untuk perbaikan mutu pendidikan tinggi khususnya di bidang MIPA. Kegiatan ini dapat menjadi ajang atau sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya tarik bidang studi, pelajaran atau matakuliah Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di masyarakat.
    Olimpiade Nasional MIPA Perguruan Tinggi diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 24-28 Mei di Surabaya.

    Hasil olimpiade kali ini masih didominasi oleh PT tertentu yang setiap tahun menempati posisi 10 besar. Hanya saja kali ini ada kejutan dari PTS yang ditunjukkan oleh Universitas Surabaya yang menempati urutan 3 besar dan Universitas Pelita Harapan urutan 8 besar perolehan medali. Sepuluh besar juara ON MIPA 2015 adalah sebagai berikut.
      
    No
    Perguruan Tinggi
    Emas
    Perak
    Perunggu
    Jumlah
    1
    Insitut Teknologi Bandung
    7
    8
    5
    20
    2
    Universitas Gadjah Mada
    2
    3
    6
    11
    3
    Universitas Surabaya
    2
    2
    2
    6
    4
    Universitas Indonesia
    1
    6
    9
    16
    5
    Institut Pertanian Bogor
    1
    2
    2
    5
    6
    Institut Teknologi 10 Nopember
    -
    1
    2
    3
    7
    Universitas Padjadjaran
    1
    -
    2
    3
    8
    Universitas Pelita Harapan
    1
    -
    1
    2
    9
    Universitas Airlangga
    1
    -
    1
    2
    10
    Universitas Brawijaya
    -
    -
    2
    2
    11
    Universitas Diponegoro
    -
    -
    2
    2

    Secara lengkap para Juara ON-MIPA per bidang adalah sebagai berikut.

         Bidang Matematika
    No
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Medali
    1
    Muhammad Al Kahfi
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    2
    Made Benny Prasetya Wiranata
    Universitas Gadjah Mada
    Emas
    3
    Erwin Eko Wahyudi
    Universitas Gadjah Mada
    Emas
    4
    Afif Humam
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    5
    Ari Wibisana
    Universitas Indonesia
    Perak
    6
    Tubagus Dhafin Rukmanda
    Universitas Indonesia
    Perak
    7
    Brilly Maxel Salindeho
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    8
    Muhammad Khairul Ramadhan
    Universitas Indonesia
    Perak
    9
    Williem Prasetia Widiatno
    Universitas Hasanuddin
    Perak
    10
    Galih Pradananta
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    11
    Yusuf Hafidh
    Institut Teknologi Bandung
    Perunggu
    12
    Moh. Taufik Hakiki
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    13
    Jona Martinus Manulang
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    14
    Garry Ariel
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    15
    Evan Kurnia Alim
    Universitas Pelita Harapan
    Perunggu
    16
    Willy Sumarno
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    17
    Boby Gunarso
    Universitas Sanata Dharma
    Perunggu
    18
    Wismoyo Adinegoro
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    19
    Wendy Wijaya
    Universitas Jambi
    Perunggu
    20
    Muhammad Luthfi Shahab
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Perunggu

         Bidang Biologi
    No
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Medali
    1
    Mhd Fauzi Ramadhani Nasution
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    2
    Rosaria
    Universitas Pelita Harapan
    Emas
    3
    Go Melisa Gunawan
    Universitas Surabaya
    Emas
    4
    Mashudi
    Institut Pertanian Bogor
    Emas
    5
    Muhammad Fadhil Amin
    Institut Pertanian Bogor
    Perak
    6
    Ramli
    Universitas Negeri Makassar
    Perak
    7
    Tirta Widi Gilang Citradi
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    8
    Husni Muarif
    Universitas Gadjah Mada
    Perak
    9
    Yoanes Maria Viaaey
    Universitas Surabaya
    Perak
    10
    Ekky Ilham Romadhona
    Institut Pertanian Bogor
    Perak
    11
    Ita Rostina
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    12
    Ali Muharom
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    13
    Naylah Muna
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    14
    Steven Taniwan
    Universitas Sumatera Utara
    Perunggu
    15
    Fania Feby Ramadhani
    Institut Teknologi Bandung
    Perunggu
    16
    Tri Yulia Ningsih
    Universitas Jenderal Soedirman
    Perunggu
    17
    Yudisthira Oktaviandie
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    18
    Muhammad Umar Said Muksini
    Institut Pertanian Bogor
    Perunggu
    19
    Calvin Wijaya Johan
    Universitas Surabaya
    Perunggu
    20
    Muhamad Nastain
    Universitas Diponegoro
    Perunggu

        Bidang Fisika
    No
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Medali
    1
    Werdi Wedana Gunawan
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    2
    Muhammad Syamsul Arifin
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    3
    Bagus Dewangga
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    4
    Alexander Sitompul
    Universitas Indonesia
    Emas
    5
    Gema Ilham Baskara Darman
    Universitas Indonesia
    Perak
    6
    Andri Darmawan
    Universitas Gadjah Mada
    Perak
    7
    Ramadhiansyah
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    8
    Trendy Prima Wijaya
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    9
    Bintang Alam Semesta W.A.M.
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    10
    Catur Wibisono
    Universitas Indonesia
    Perak
    11
    Kurniawan
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    12
    Darmawan
    Universitas Airlangga
    Perunggu
    13
    Laurentius Pranata
    Universitas Diponegoro
    Perunggu
    14
    Yuda Prima Hardianto
    Universitas Negeri Malang
    Perunggu
    15
    Reyhan Danil Ambaga
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    16
    I Wayan Windu Sara
    Universitas Pendidikan Ganesha
    Perunggu
    17
    Fenda Rizky Pratama
    Universitas Brawijaya
    Perunggu
    18
    Halimah Harfah
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    19
    Eddy Kurniawan
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    20
    Ivandito Herdayanditya
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Perunggu

           Bidang Kimia
    No
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Medali
    1
    Vidia Afina Nuraini
    Universitas Padjadjaran
    Emas
    2
    Ivan Kurniawan
    Institut Teknologi Bandung
    Emas
    3
    Marvel Lewi Santoso
    Universitas Surabaya
    Emas
    4
    M. Al Rizqi Dharma Fauzi
    Universitas Airlangga
    Emas
    5
    Magun Surya
    Universitas Indonesia
    Perak
    6
    Denny Gunawan
    Universitas Surabaya
    Perak
    7
    Hafiz Aji Aziz
    Universitas Gadjah Mada
    Perak
    8
    Muhammad Ghifari Ridwan
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    9
    Clarissa Welny Saleh
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    Perak
    10
    Muhsin Ali Hadi
    Institut Teknologi Bandung
    Perak
    11
    Muhammad Fernadi Lukman
    Universitas Gadjah Mada
    Perunggu
    12
    Mokhamat Ariefin
    Universitas Brawijaya
    Perunggu
    13
    Muhammad Faqih Alwi
    Institut Teknologi Bandung
    Perunggu
    14
    Dida Ridwan Taufiq
    Universitas Padjadjaran
    Perunggu
    15
    Fajar Prihatno
    Universitas Indonesia
    Perunggu
    16
    Muhammad Farras Wibisono
    Institut Teknologi Bandung
    Perunggu
    17
    Januar Ishak
    Universitas Surabaya
    Perunggu
    18
    Wahyu Orphan Kuswantoro
    Institut Teknologi Bandung
    Perunggu
    19
    Achmad Gus Fahmi
    Institut Pertanian Bogor
    Perunggu
    20
    Kindi Farabi
    Universitas Padjadjaran
    Perunggu

    ONMIPA-PT 2016

    Olimpiade Nasional MIPA Perguruan Tinggi tahun 2016 diselenggarakan di Hotel Kartika Candra Jakarta pada tanggal 23-26 Mei. Melalui ON MIPA-PT diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa, serta kecintaan mereka terhadap MIPA. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan kualitas dan wawasan staf pengajar, serta memberikan masukan untuk perbaikan mutu pendidikan tinggi khususnya di bidang MIPA. Kegiatan ini dapat menjadi ajang atau sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya tarik bidang studi, pelajaran atau matakuliah Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di masyarakat

    Hasil olimpiade kali ini masih didominasi oleh PT tertentu yang setiap tahun menempati posisi 10 besar. Hanya saja kali ini ada kejutan dari PTS yang ditunjukkan oleh Universitas Surabaya yang menempati urutan 3 besar dan Universitas Pelita Harapan urutan 8 besar perolehan medali. Sepuluh besar juara ON MIPA 2016 dapat dilihat pada Tabel berikut.

    Tabel Sepuluh besar juara ON MIPA 2016

    No
    Perguruan Tinggi
    Emas
    Perak
    Perunggu
    Jumlah
    1.     
    Insitut Teknologi Bandung
    7
    8
    5
    20
    2.     
    Universitas Gadjah Mada
    2
    3
    6
    11
    3.     
    Universitas Surabaya
    2

    2
    6
    4.     
    Universitas Indonesia
    1
    6
    9
    16
    5.     
    Institut Pertanian Bogor
    1
    2
    2
    5
    6.     
    Institut Teknologi 10 Nopember
    -
    1
    2
    3
    7.     
    Universitas Padjadjaran
    1
    -
    2
    3
    8.     
    Universitas Pelita Harapan
    1
    -
    1
    2
    9.     
    Universitas Airlangga
    1
    -
    1
    2
    10.  
    Universitas Brawijaya
    -
    -
    2
    2
    11.  
    Universitas Diponegoro
    -
    -
    2
    2


    Peraih medali pada setiap bidang olimpiade secara berurutan dapat dilihat pada tabel berikut. 

    A.   BIDANG MATEMATIKA

    No
    No.
    Tes
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Total
    Nilai
    Medali
    1
    153
    Boby Gunarso
    Universitas Sanata Dharma
    47
    Emas
    2
    189
    Ari Wibisana
    Universitas Indonesia
    46
    Emas
    3
    171
    Yusuf Hafidh
    Institut Teknologi Bandung
    43
    Emas
    4
    167
    Willy Sumarno
    Universitas Gadjah Mada
    40
    Perak
    5
    197
    Riky Kurniawan
    Universitas Gadjah Mada
    32
    Perak
    6
    110
    Dewita Sonya Tarabunga
    Institut Teknologi Bandung
    31
    Perak
    7
    123
    Galih Pradananta
    Institut Teknologi Bandung
    31
    Perak
    8
    126
    Garry Ariel
    Universitas Gadjah Mada
    29
    Perak
    9
    151
    Poetri Sonya Tarabunga
    Institut Teknologi Bandung
    28
    Perunggu
    10
    176
    Muhammad Khairul Ramadhan
    Universitas Indonesia
    27
    Perunggu
    11
    183
    Mu'amar Musa Nurwigantara
    Universitas Gadjah Mada
    25
    Perunggu
    12
    195
    Moh. Taufik Hakiki
    Universitas Indonesia
    22
    Perunggu
    13
    132
    Resita Sri Wahyuni
    Universitas Gadjah Mada
    21
    Perunggu
    14
    185
    Muhamad Faikar Mustafidz Al Habibi
    Universitas Negeri Malang
    20
    Perunggu
    15
    147
    Aholiab Tegar Tritama
    Institut Teknologi Bandung
    18
    Perunggu
    16
    143
    Evan Kurnia Alim
    Universitas Pelita Harapan
    17
    HM
    17
    165
    Tubagus Dhafin Rukmanda
    Universitas Indonesia
    17
    HM
    18
    125
    Alzimna Badril Umam
    Universitas Gadjah Mada
    14
    HM
    19
    134
    Stefanus Ng
    Universitas Indonesia
    14
    HM
    20
    177
    Bima Satrya Sebayang
    Universitas Sumatera Utara
    14
    HM


    B.    BIDANG FISIKA


    No
    No.
    Tes
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Total
    Nilai
    Medali
    1
    370
    Atrian Rahadi
    Institut Teknologi Bandung
    46.25
    Emas
    2
    306
    Gema Ilham Baskara Darman
    Universitas Indonesia
    34.38
    Emas
    3
    316
    Yusmantoro
    Universitas Negeri Semarang
    32.23
    Emas
    4
    302
    Fenda Rizky Pratama
    Universitas Brawijaya
    31.50
    Perak
    5
    345
    Yulyanto
    Universitas Tanjungpura
    31.13
    Perak
    6
    365
    Reyhan Dani Lambaga
    Universitas Indonesia
    30.63
    Perak
    7
    376
    Kurniawan
    Universitas Gadjah Mada
    29.88
    Perak
    8
    371
    Ramadhiansyah
    Institut Teknologi Bandung
    29.38
    Perak
    9
    375
    Trendy Prima Wijaya
    Institut Teknologi Bandung
    28.25
    Perunggu
    10
    337
    Asedio Satya G.
    Universitas Gadjah Mada
    27.91
    Perunggu
    11
    322
    Muhammad Rizki H
    Institut Teknologi Bandung
    27.60
    Perunggu
    12
    304
    Darius Chandra
    Institut Teknologi Bandung
    26.63
    Perunggu
    13
    388
    Catur Wibisono
    Universitas Indonesia
    26.63
    Perunggu
    14
    389
    Eddy Kurniawan
    Universitas Gadjah Mada
    25.75
    Perunggu
    15
    391
    Habib Rizqa Karima
    Universitas Indonesia
    25.50
    Perunggu
    16
    358
    Rizki Fadli
    Institut Teknologi Bandung
    24.23
    HM
    17
    319
    Andi Muhammad Risqi
    Universitas Indonesia
    23.25
    HM
    18
    350
    R Mukhammad Mirwan Sabiq
    Universitas Negeri Yogyakarta
    23.25
    HM
    19
    352
    Daniel Sanjaya
    Institut Teknologi Bandung
    22.13
    HM
    20
    312
    Muhammad Ahyad
    Institut Pertanian Bogor
    21.38
    HM

    C.   BIDANG KIMIA

    No
    No.
    Tes
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Total
    Nilai
    Medali
    1
    508
    Magun Surya
    Universitas Indonesia
    251
    Emas
    2
    534
    Kelvin Johan
    Institut Teknologi Bandung
    250.5
    Emas
    3
    583
    Muhammad Roihan Munajih
    Universitas Gadjah Mada
    236
    Emas
    4
    559
    Alfino Rahel
    Institut Teknologi Bandung
    232.5
    Perak
    5
    540
    Eko Setio Wibowo
    Institut Teknologi Bandung
    227
    Perak
    6
    548
    Denny Gunawan
    Universitas Surabaya
    226.5
    Perak
    7
    507
    Thomas Edison Prasetyo
    Universitas Gadjah Mada
    224
    Perak
    8
    529
    Miftau Rahman Taufik
    Universitas Airlangga
    224
    Perak
    9
    523
    Muhammad Fernadi Lukman
    Universitas Gadjah Mada
    223
    Perunggu
    10
    571
    Muhammad Taufik
    Institut Pertanian Bogor
    216
    Perunggu
    11
    578
    Fadli Fakhrullah
    Institut Pertanian Bogor
    216
    Perunggu
    12
    563
    Zulfa Hilmi Kautsar
    Institut Teknologi Bandung
    211
    Perunggu
    13
    547
    Clarissa Welny Saleh
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    209.5
    Perunggu
    14
    530
    Fajar Prihatno
    Universitas Indonesia
    207.5
    Perunggu
    15
    502
    Arif Cahyo Imawan
    Universitas Gadjah Mada
    195.5
    Perunggu
    16
    519
    Hendri
    Universitas Indonesia
    194.5
    HM
    17
    551
    Mokhamat Ariefin
    Universitas Brawijaya
    192
    HM
    18
    594
    Muhammad Faqih Alwi
    Institut Teknologi Bandung
    191.5
    HM
    19
    564
    Muhammad Ghifari Ridwan
    Institut Teknologi Bandung
    190
    HM
    20
    527
    Gilbert
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    188.5
    HM

    D.    BIDANG BIOLOGI

    No
    No.
    Tes
    Nama
    Perguruan Tinggi
    Total
    Nilai
    Medali
    1
    743
    Yoanes Maria Vianney
    Universitas Surabaya
    236.5
    Emas
    2
    723
    I Putu Aditio Artayasa
    Universitas Gadjah Mada
    222
    Emas
    3
    749
    Joan Christie Wijaya
    Universitas Pelita Harapan
    208.5
    Emas
    4
    705
    Ekky Ilham Romadhona
    Institut Pertanian Bogor
    195
    Perak
    5
    739
    Winanda Denis Kurniawan
    Universitas Airlangga
    193
    Perak
    6
    776
    Maria Patricia Inggriani
    Universitas Gadjah Mada
    193
    Perak
    7
    707
    Naylah Muna
    Universitas Indonesia
    187.5
    Perak
    8
    744
    Kharis Lazuardi
    Universitas Airlangga
    187
    Perak
    9
    715
    Moch. Rosyadi Adnan
    Universitas Jember
    185.5
    Perunggu
    10
    768
    Chusna Amalia
    Institut Teknologi Bandung
    180
    Perunggu
    11
    741
    Alexander Sachio
    Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    173
    Perunggu
    12
    721
    Calvin Wijaya Johan
    Universitas Surabaya
    169.5
    Perunggu
    13
    736
    Siswandi Aji Hutomo
    Institut Pertanian Bogor
    166.5
    Perunggu
    14
    780
    Wenang Maharsiwi
    Institut Pertanian Bogor
    166
    Perunggu
    15
    762
    Parangeni Muhammad
    Universitas Gadjah Mada
    162.5
    Perunggu
    16
    792
    Fania Feby Ramadhani
    Institut Teknologi Bandung
    162
    HM
    17
    729
    Ita Rostina
    Universitas Indonesia
    160
    HM
    18
    734
    Muhammad Ircham Wildan Sholihan
    Universitas Sebelas Maret
    160
    HM
    19
    711
    Muhammad Yatsrib Semme
    Universitas Muslim Indonesia
    158
    HM
    20
    797
    Hana Fauzyyah Hanifin
    Universitas Gadjah Mada
    158
    HM

    Khusus untuk bidang Matematika, para pemenang diseleksi untuk memilih mahasiswa yang diberangkatkan ke anjang IMC 23 di Bulgaria dan telah terpilih 9 orang mahasiswa yang diberangkatkan ke ajang IMC 23. Mereka berasal dari UGM (3 orang), ITB (1 orang), UI (2 orang), , UNM (1 orang), UNAIR (1 orang) dan Universitas Sanata Dharma (1 orang). Sebelum keberangkatan ke IMC, kesembilan mahasiswa tersebut menjalani pembinaan singkat pada tanggal 20 – 26 Juni 2016 dan tanggal 21-24 Juli 2016.

    Adapun daftar peserta dan hasilnya adalah sebagai berikut.

    1. Willy Sumarno (Universitas Gajah Mada, Third Prize)
    2. Ari Wibisana (Universitas Indonesia, Third Prize)
    3. Jefferson Caesario (Universitas Airlangga, Third Prize)
    4. Riky Kurniawan (Universitas Gajah Mada, Third Prize)
    5. Galih Pradananta (Institut Teknologi Bandung, Honorable Mention)
    6. Muhammad Khairul Ramadhan (Universitas Indonesia, Honorable Mention)
    7. Erwin Eko Wahyudi (Universitas Gajah Mada, Honorable Mention)
    8. Muhamad Faikar Mustafidz Al Habibi (Universitas Negeri Malang, Honorable Mention)
    9. Boby Gunarso (Univeristas Sanata Dharma, Honorable Mention)
    Dibandingkan dengan IMC sebelumnya, khususnya dengan IMC ke 21 dan 22, hasil ini menurun. Sejak tahun 2009, Indonesia selalu memperoleh setidaknya Second Prize, bahkan di tahun 2014 dan 2015 yang diperoleh adalah First Prize.

    ONMIPA-PT 2017

    Olimpiade Nasional MIPA Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) tahun 2017 diselenggarakan di Hotel Setos Semarang Jakarta pada tanggal 13-15 Mei. Melalui ON MIPA-PT diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan akademik dan wawasan mahasiswa, serta kecintaan mereka terhadap MIPA. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini memberikan dampak pada peningkatan kualitas dan wawasan staf pengajar, serta memberikan masukan untuk perbaikan mutu pendidikan tinggi khususnya di bidang MIPA.
    Kegiatan ini dapat menjadi ajang atau sarana promosi dalam rangka meningkatkan daya tarik bidang studi, pelajaran atau matakuliah Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di masyarakat.
    Olimpiade MIPA 2017 dimulai dengan seleksi di tingkat perguruan tinggi untuk memilih 7 mahasiswa terbaik tiap bidang, dilanjutkan seleksi tingkat wilayah. Pada tahun ini, seleksi wilayah diikuti oleh 4.597 mahasiswa dari 14 wilayah yang diselenggarakan serentak di 17 kota pada 22-23 Maret 2017. Peserta ON MIPA tingkat nasional sebanyak 256 mahasiswa yang telah terpilih dari seleksi tingkat wilayah tersebut.

    Sepuluh besar juara ON MIPA 2017 dapat dilihat pada Tabel berikut.

    Juara ON MIPA tahun 2017 untuk bidang Matematika
    1. Poetri Sonya Tarabunga (ITB), 
    2. Stephen Sanjaya (Univ. Pelita Harapan), dan 
    3. Ricky The Ising (UGM). 
    Bidang Fisika
    1. Edwin Aldrian Santoso (ITB), 
    2. Emir Syahreza Fadhilla (ITB), dan 
    3. Dhanika (ITB).
    Bidang Kimia
    1. Wahyu Orphan Kuswantoro (ITB), 
    2. Ignatio Glory Adi Winning Kusuma (ITB), dan 
    3. Muhammad Wildan Hakim (ITB). 
    Bidang Biologi
    1. Hana Fauzyyah Hanifin (UGM), 
    2. Alexander Sachio (ITS), dan 
    3. Realita Mustika Dewi (ITB). 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Entri yang Diunggulkan

    Perubahan Mendasar Kebijakan Bidang Kemahasiswaan

    Semua kalangan pendidikan tinggi pasti tahu apa itu kampus merdeka dan merdeka belajar; salah satu episode kebijakan Mas Menteri Dikbud. Te...