Rabu, 02 Februari 2022
Kamis, 27 Januari 2022
Jumat, 27 Agustus 2021
Kamis, 05 Agustus 2021
Rabu, 06 Januari 2021
Jumat, 23 Oktober 2020
Rabu, 07 Oktober 2020
Selasa, 06 Oktober 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020
PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA TANAH AIR NUSANTARA-SISTEM ALIH KREDIT DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI (PERMATA-SAKTI)
Panduan Program Pertukaran Mahasiswa Tanah
Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (PERMATA-SAKTI)
Tahun 2020 yang dapat diunduh di www.dikti.kemdikbud.go.id
Perguruan Tinggi mengisi data program dan mata kuliah unggulan secara online (daring) melalui laman berikut: http://ringkas.kemdikbud.go.id/DataPTPERMATA2020, paling lambat Sabtu, tanggal 15 Agustus 2020.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi staf Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Tsania Hanintisya, HP: 0856-0150-5548 dan Sujud Widodo, HP: 0813-3690-0773 (selama jam kerja) atau melalui surat elektronik ke alamat transfer.kredit@kemdikbud.go.id dengan subjek surat: Program Permata-Sakti 2020.
Jumat, 24 Juli 2020
A & Q Webinar Tentang Pendidikan Kesehatan #08 Keperawatan
Kutipan Pertanyaan:
Saya kuliah semester 6 "S1" Keperawatan, setelah lulus ingin bekerja di Luar Negeri tetapi khawatir karena belum tahu bagaimana persyaratannya. Mohon dijelaskan. Terima kasih. (Sofi)
Jawaban:
Pilihan atau keinginan untuk bekerja ke LN adalah hal sangat baik. Perlu diketahui bahwa saat ini bahwa tenaga kesehatan Keperawatan di Indonesia secara umum sudah terpenuhi bahkan di banyak wilayah melebihi kebutuhan. Tentu bekerja di LN pada umumnya memerlukan kriteria dan atau persyaratan yang lebih tinggi dibandingkan dengan di dalam negeri. Tetapi perlu diingat bahwa pengalaman atau jejaring dan tentu juga gaji yang akan didapatkan pastinya lebih tinggi. Sebagai gambaran gaji skill worker di Jepang rata-rata sebesar Rp. 20 juta/bulan. Tentu di Amerika dan Eropa lebih tinggi karena persyaratan kompetensinya juga lebih tinggi.
Ragam jenis pekerjaan di LN selain bekerja sebagai perawat di rumah sakit juga banyak, misalnya: home care, perawat di perusahaan, asisten dokter atau dokter gigi, analis bahkan periset atau epidemiolog dan banyak pilihan lain.
Saat ini negara tujuan atau yang paling banyak menerima tenaga perawat dari Indonesia antara lain: Taiwan, Jepang, beberapa negara Amerika atau Eropa (terutama Jerman) dan juga Timur Tengah. Masing-masing negara tentu memiliki kriteria yang berbeda, tetapi secara umum keterampilan bahasa menjadi syarat utama selain keterampilan keperawatan atau asuhan.
Karena itu bagi yang memiliki keinginan untuk bekerja di LN harus menyiapkan diri sejak awal misalnya belajar bahasa asing dan melanjutkan pendidikan profesi (Ners) setelah Sarjana serta sertifikasi juga persiapan mental.
Hampir semua perguruan tinggi memiliki lembaga atau pusat karir yang bertugas membantu mahasiswa atau calon lulusannya agar siap di dunia kerja. Lembaga yang membantu warga Indonesia untuk bekerja di LN adalah BNP2TKI selain perwakilan atau agen di daerah yang bekerja sama dengan BNP2TKI.
Terima kasih.
A & Q Webinar Tentang Pendidikan Kesehatan #07 Kebidanan
Kutipan pertanyaan:
Saya lulusan D3 Kebidanan ingin melanjutkan kuliah. Apakah saya harus ke S1 atau D4? Apakah kampus tempat kuliah menentukan (peluang mendapatkan) pekerjaan nantinya? (Anggy)
Jawaban:
Pada dasarnya pilihan apakah akan melanjutkan ke Sarjana (pendidikan akademik, "S1") atau Sarjana Terapan (pendidikan vokasi, "D4"), sama baiknya (level 6 KKNI). Hanya saja karena sebelumnya "D3" yang merupakan pendidikan vokasi maka pilihan lebih baik melanjutkan ke Sarjana Terapan karena sejenis. Namun saat ini baik Sarjana maupun Sarjana Terapan harus dilengkapi dengan pendidikan Profesi (level 7 KKNI) yang ditempuh selama 2-3 semester/60 minggu (36-44 SKS).
Untuk pilihan kampus yang dijadikan pedoman adalah status atau peringkat akreditasi program studinya. Pilihlah program studi dan institusi yang memiliki peringkat akreditasi minimal B. Untuk Sarjana Terapan "D4", saat ini banya diselenggarakan di Poltekes, sedangkan untuk Sarjana, "S1" lebih banyak di Stikes.
Pilihan kampus tentu saja berpengaruh terhadap kemudahan mendapatkan pekerjaan walaupun sifatnya relatif. Beberapa kampus memang populer di bidang atau profesi tertentu, namun yang penting kita memilih program studi minimal B.
Daftar penyelenggara program Sarjana/Sarjana Terapan Kebidanan dan Peringkat akreditasi dapat dilihat di https://www.banpt.or.id/direktori/prodi/pencarian_prodi.php
Terima kasih
Jumat, 01 Mei 2020
Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS)
LATAR BELAKANG
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung-jawab. Salah satu prinsip penyelenggaraan pendidikan adalah pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.Dalam rangka mewujudkan prinsip-prinsip yang terkandung dalam tujuan Pendidikan Nasional, maka perlu adanya peningkatan pemahaman nilai kultural, dan kemajemukan bangsa dengan mengembangkan kreativitas mahasiswa, baik dalam proses pembelajaran etika dan estetika, maupun dalam aktivitas pengembangan bakat, minat dan kemampuan mahasiswa di bidang kesenian. Melalui seni diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kepribadiannya, agar memiliki integritas yang tinggi terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional.
Salah satu wadah untuk mengimplementasikan harapan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi berupaya untuk menyelenggaraan kegiatan Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tingkat Nasional (Peksiminas).
DASAR
- Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
- Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
- SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 26/Dikti/Kep/1988 tentang Pola Pengembangan Kemahasiswaan (Polbangmawa).
- Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No.41/Dikti/Kep/2003 tanggal 26 Agustus 2003 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI).
TUJUAN
- Meningkatkan kegiatan ekstra kurikuler kemahasiswaan di perguruan tinggi melalui minat, bakat dan kemampuan para mahasiswa, khususnya dibidang seni.
- Meningkatkan dan mengembangkan apresiasi seni di kalangan mahasiswa untuk memperkaya seni budaya bangsa Indonesia yang dapat memperkuat daya saing bangsa.
- Menjalin kerjasama antar mahasiswa dari berbagai daerah untuk mempererat rasa persaudaraan, dalam rangka keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
SASARAN
- Memberikan wadah untuk kegiatan seni yang dilaksanakan secara rutin, baik di tingkat perguruan tinggi (melalui UKM), tingkat wilayah, tingkat nasional, tingkat regional, maupun tingkat internasional.
- Sebagai ajang penentukan mahasiswa yang mempunyai prestasi di bidang seni untuk menampilkan kemampuannya sebagai duta bangsa ke Luar Negeri.
- Terjalinnya kerja sama antar mahasiswa di Indonesia maupun dengan mahasiswa dari negara lain.
TEMA
Tema ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Pengurus Pusat Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (PP. BPSMI) dan Pengurus Daerah Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (Pengda. BPSMI) pelaksana Peksiminas.
WAKTU DAN TEMPAT
- Peksiminas diselenggarakan 2 (dua) tahun sekali.
- Waktu penyelenggaraan Peksiminas ditentukan pada saat Munas atau Rakernas.
- Waktu pertandingan/perlombaan agar diatur sedemikian rupa agar babak final dapat dilaksanakan menjelang acara penutupan.
- Urutan penomoran Peksiminas dimulai pertama kali dengan diselenggarakannya Peksiminas di Surakarta pada tahun 1991.
- Tempat pertandingan/perlombaan untuk semua tangkai lomba adalah di kota provinsi pelaksana Peksiminas.
DEWAN JURI
Dewan juri yang terlibat di setiap tangkai seni adalah profesional/seniman nasional di bidangnya masing-masing seperti:
- Sam Bimbo
- James F Sundah
- Nungky Kusumastuti
- Bornok Hutauruk
- Tarida Panjaitan
- Jose Rizal Manua
- Subarkah Hadisarjana
- N. Riantiarno,
- Ratna Riantiarno
- Joko Damono, dll
PELAKSANA
Penanggungjawab atas terselenggaranya Peksiminas adalah PP. BPSMI, yang pelaksanaanya dapat didelegasikan kepada Pengda. BPSMI.Pengda. BPSMI yang belum pernah menjadi tuan rumah berhak sebagai calon pelaksana Peksiminas dengan mengajukan permohonan secara tertulis ke PP. BPSMI selambat-lambatnya 6 (enam) bulan sebelum Rakernas BPSMI yang dilaksanakan pada saat penyelenggaraan Peksiminas.
Keputusan tuan rumah Peksiminas ditentukan 2 (dua) tahun sebelum pelaksanaan Peksiminas pada Rakernas BPSMI.
Permohonan menjadi calon tuan rumah Peksiminas harus memuat berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan dan mendapat dukungan atau persetujuan secara tertulis dari Rektor /Ketua/Direktur Perguruan Tinggi yang bersangkutan.
PELAKSANA
Materi pokok yang disampaikan dalam mengajukan permohonan adalah sebagai berikut:- Surat dukungan atau persetujuan sebagai pelaksana Peksiminas dari Rektor/Ketua/Direktur perguruan tinggi yang bersangkutan.
- Menyebutkan tangkai seni yang wajib dilombakan (bukan wajib diikuti oleh peserta) dan menyebutkan tangkai seni pilihan, apabila ada tambahan tangkai seni yang diperlombakan/ dipertandingkan.
- Rencana tanggal pelaksanaan, yang waktunya tidak kurang dari 5 (lima) hari dan tidak lebih dari 7 (tujuh) hari termasuk acara pembukaan dan penutupan.
- Sarana dan prasarana pentas yang telah tersedia dan atau yang akan dibangun.
- Tempat penampungan peserta (Hotel/Wisma/Asrama) beserta daya tampungnya.
- Tersedianya sumber daya manusia yang memadai dalam melaksanaan Peksiminas.
- Menyampaikan rencana kebutuhan dana dan sumber yang diharapkan.
- Hal-hal lain yang dipandang perlu untuk melengkapi informasi kesiapan sebagai calon pelaksana Peksiminas.
TANGKAI LOMBA
Tangkai lomba seni pada PEKSIMINAS sebanyak 15 (lima belas) tangkai lomba yang terdiri atas:- Tari
- Baca Puisi
- Monolog
- Vokal Group
- Nyanyi Seriosa
- Nyanyi Pop/Hiburan
- Nyanyi Keroncong
- Nyanyi Dangdut
- Penulisan Cerpen
- Penulisan Puisi
- Penulisan Lakon
- Lukis
- Komik Strip
- Desain Poster
- Fotografi
Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS)
LATAR BELAKANG
Salah satu upaya untuk melengkapi kompetensi mahasiswa agar menjadi lulusan yang memiliki kecerdasan komprehensif adalah melaksanakan berbagai kegiatan khususnya kompetisi di bidang olahraga, antara lain Pekan Olahraga Mahasiswa tingkat Nasional (POMNAS).POMNAS diselenggarakan sebagai bagian dari sistem kompetisi olahraga Mahasiswa dan merupakan ajang penyelenggaraan olahraga yang dilaksanakan secara multi-event tingkat Nasional yang diselenggarakan 2 (dua) tahun sekali oleh Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (BAPOMI) selain di tingkat Provinsi, Asean dan Dunia.
POMNAS juga sebagai event olahraga yang merupakan bagian dari sejarah dan keterlibatan anak bangsa dalam membangun dunia olahraga di tanah air karena perannya dalam pembinaan dan pencarian bibit unggul khususnya mahasiswa yang berasal dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
DASAR
- Undang-undang No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.
- Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
- Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2007 tentang Pekan dan Kejuaraan Olahraga.
- Peraturan Pemerintah No. 18 Tahun 2007 tentang Pendanaan Keolahragaan.
- Peraturan Pemerintah No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.
- Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 067/P/2004 tentang Pembentukan Pengurus Pusat Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (PP. BAPOMI).
- Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BAPOMI.
TUJUAN POMNAS
Tujuan Penyelenggaraan POMNAS adalah:- Memupuk dan meningkatkan persatuan, kebersamaan, dan persahabatan antar mahasiswa.
- Memupuk dan meningkatkan kesadaran Berbangsa dan Bernegara, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
- Meningkatkan dan mengembangkan minat dan bakat olahraga mahasiswa.
- Meningkatkan kebugaran jasmani, disiplin, dan sportivitas mahasiswa.
- Meningkatkan dan mengembangkan prestasi olahraga mahasiswa.
- Membantu pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangankan prestasi olahraga nasional dan internasional.
- Menanamkan pendidikan karakter mahasiswa melalui olahraga.
CABANG OLAHRAGA
Untuk mendukung prestasi olahraga mahasiswa di tingkat Internasional maka cabang olahraga yang dipertandingkan/diperlombakan mengacu pada POM ASEAN dan Universiade. Sedangkan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan/diperlombakan, sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) cabang olahraga termasuk cabang olahraga wajib.Cabang olahraga yang dipertandingkan/diperlombakan terdiri atas cabang olahraga Wajib dan Cabang lainnya dengan uraian:
a. Wajib: Atletik dan Renang;
b. Cabang lainnya yang dikelompokkan sebagai berikut:
- Games/Permainan: Bola Voli, Futsal, Sepakbola, Tenis Meja, Bola Basket, Hoki, Softball, dan Sepak Takraw (pilih 4 cabang);
- Beladiri: Pencak Silat, Taekwondo, Karate, Judo, Gulat, Wushu dan Kempo (pilih 3 cabang);
- Raket: Bulutangkis, Tenis dan Squas (pilih 2 cabang);
- Konsentrasi: Panahan, Catur, Bowling, Bridge dan Panjat Tebing (pilih 2 cabang).
- Cabang lain sesuai dengan kebutuhan dan atau kesepakatan penyelenggara.
POMNAS diselenggarakan pertama kali di Yogyakarta pada tahun 1990, dan secara lengkap penyelenggaraan POMNAS adalah sebagai berikut.
- POMNas I; 1990 di Yogyakarta;
- POMNas II; 1992 di Surabaya;
- POMNas III; 1994 di Medan;
- POMNas IV; 1996; di Makassar;
- POMNas V; 1998 di Kalimantan Timur;
- POMNas VI; 2000 di
- POMNas VII; 2001 di Denpasar;
- POMNas VIII; 2003 di Pekanbaru;
- POMNas IX; 2005 di Bandung;
- POMNas X; 2007 di Banjarmasin;
- POMNas XI; 2009 di Palembang;
- POMNas XII; 2011 di Batam/Kepulauan Riau;
- POMNas XIII Tahun 2013 di Yogyakarta;
- POMNas XIV Tahun 2015 di Aceh;
- POMNas XV Tahun 2017 di Makasar;
- POMNas XVI Tahun 2019 di Jakarta;
- POMNas XVII Tahun 2021 di Padang.
POMNAS X Banjarmasin Tahun 2007
POMNAS X Banjarmasin diselenggarakan pada tanggal 1 s.d. 7 November 2007 di Bumi Lambung Mangkurat.![]() |
| Baliho POMNAS Banjarmasin |
Daftar Perolehan Medali POMNAS X Banjarmasin 2007:
- DKI Jakarta: 59 Emas 29 Perak 36 Perunggu
- Jatim: 12 emas 25 perak 12 perunggu
- Kaltim 11 emas 6 perak 7 perumggu
- Sulsel: 10 emas 6 perak 15 perunggu
- Jateng: 7 emas, 13 perak 21 perunggu
- Sumut: 6 emas 7 perak 6 perunggu
- Yogjakarta: 4 emas 8 perak 5 perunggu
- Jabar: 4 emas 7 perak 20 perunggu
- NTB: 4 emas 5 perak 5 perunggu
- Sumsel: 4 emas 5 perak 3 perunggu
POMNAS XI Palembang Tahun 2009
POMNAS XI diselenggarakan di Palembang Sumtera Selatan pada tanggal 10-16 Oktober 2009, mempertandingkan 12 cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, renang, pencak silat, tae kwondo, sepak takraw, karate, panahan, gulat, tenis meja, panjat tebing, tenis lapangan, dan sepak bola.
Keluar sebagai Juara Umum adalah Pengprov DKI dengan mengoleksi 33 emas, 38 perak dan 41 perunggu.
Perolehan medali POMNAS XI Palembang adalah sebagai berikut.
| No | Kontingen | Emas | Perak | Perunggu | Jumlah |
| 1 | DKI Jakarta | 33 | 38 | 41 | 112 |
| 2 | Jawa Tengah | 26 | 21 | 26 | 73 |
| 3 | Jawa Timur | 22 | 16 | 26 | 64 |
| 4 | D I Y | 17 | 15 | 14 | 46 |
| 5 | Jawa Barat | 11 | 14 | 16 | 41 |
| 6 | Sumatera Utara | 11 | 10 | 10 | 31 |
| 7 | Banten | 9 | 0 | 3 | 12 |
| 8 | Sulawesi Selatan | 6 | 7 | 8 | 21 |
| 9 | Bali | 5 | 4 | 4 | 13 |
| 10 | Lampung | 4 | 6 | 9 | 19 |
POMNAS XII Batam Kepri Tahun 2013
POMNAS XII dilaksanakan pada 18-24 September 2011. Pembukaan dilaksanakan di GOR Temenggung Abdul Jamal Batam, dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Fasli Jalal. Diikuti oleh sekitar 2.200 mahasiswa se-Indonesia, mempertandingkan 10 cabang olahraga, yaitu Atletik, Bulutangkis, Renang, Sepak takraw, Futsal, Basket, Voli, Karate, Silat dan Catur.
POMNAS ditutup oleh Deputi Prestasi Kemenpora Djoko Pekik. DKI menjadi Juara Umum.
![]() |
| Pembukaan POMNAS Kepri oleh Wamendik, Fasli Jalal |
Perolehan medali POMNAS XII adalah sebagai berikut.
No
|
Kontingen
|
Emas
|
Perak
|
Perunggu
|
Jumlah
|
1
|
DKI JAKARTA
|
38
|
26
|
24
|
88
|
2
|
JATENG
|
18
|
17
|
14
|
49
|
3
|
SULSEL
|
10
|
10
|
7
|
27
|
4
|
SUMUT
|
10
|
9
|
14
|
33
|
5
|
JABAR
|
9
|
6
|
6
|
21
|
6
|
JATIM
|
8
|
12
|
20
|
40
|
7
|
SUMBAR
|
5
|
5
|
9
|
19
|
8
|
BANTEN
|
5
|
5
|
2
|
12
|
9
|
BALI
|
4
|
4
|
5
|
13
|
10
|
SUMSEL
|
3
|
5
|
7
|
15
|
11
|
KEPRI
|
2
|
1
|
3
|
6
|
POMNAS XIII Yogyakarta Tahun 2013
POMNAS XIII diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 25-30 November 2013, dibuka oleh Dirjen Dikti, Djoko Santoso dan ditutup oleh Menpora Roy Suryo. POMNAS DIY diikuti oleh 2.794 atlet dari 33 Pengprov (minus Sulawesi Barat), mempertandingkan 14 Cabor yang digelar di 7 perguruan tinggi di DIY, yaitu: UNY (Renang, Panahan, Voley pantai, Voley indoor, Sepak bola, Tenis meja dan Futsal), UGM (Tenis lapangan dan atletik), UII (Basket), UPN (Silat), STIE YKPN (Bulutangkis), USD (Catur) dan UIN Sunan Kalijaga (Karate).
| Sambutan Pembukaan Rektor UNY, Rochmat Wahab |
| Pembukaan POMNAS oleh Dirjen Dikti Djoko Santoso |
![]() |
| Raker Persiapan POMNAS DIY |
Perolehan medali adalah sebagai berikut:
![]() |
| Penutupan POMNAS oleh Menpora Roy Suryo |
POMNAS XIV Aceh Tahun 2015
POMNAS Aceh mempertandingkan 14 cabang olahraga dan 2
cabor eksibisi, diikuti oleh 2.414 atlet mahasiswa, 656 wasit, dan sekitar
710 offisial/pendamping dari 31 Pengprov (minus Sulbar, Riau dan Babel) serta
sekitar 1.250 panitia dan pendukung acara. POMNAS XIV dibuka oleh Menristekdikti, M. Nasir dan ditutup oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Intan Ahmad. DKI kembali menjadi Juara Umum.
Perolehan medali POMNAS XIV Aceh adalah sebagai berikut:| Menristekdikti setelah membuka POMNAS Aceh |
| No | Kontingen | Emas | Perak | Perunggu | Jumlah |
| 1 | DKI Jakarta | 68 | 37 | 28 | 133 |
| 2 | Jawa Barat | 32 | 33 | 16 | 81 |
| 3 | Jawa Tengah | 16 | 16 | 22 | 54 |
| 4 | D I Y | 13 | 5 | 12 | 30 |
| 5 | Jawa Timur | 12 | 22 | 30 | 64 |
| 6 | Sulawesi Selatan | 6 | 8 | 7 | 21 |
| 7 | Nusa Tenggara Barat | 6 | 3 | 2 | 11 |
| 8 | Aceh | 3 | 11 | 13 | 27 |
| 9 | Sumatera Utara | 3 | 3 | 16 | 22 |
| 10 | Sumatera Barat | 2 | 5 | 12 | 19 |
![]() |
| Penyerahan Bendera kepada Rektor Unhas sbg Tuan Rumah 2017 |
POMNAS XV Makasar Tahun 2017
Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan pada 14-21 Oktober 2017 dan Universitas Hasanuddin bertindak sebagai tuan rumah.Sekali lagi kontingen DKI Jakarta dipastikan keluar sebagai juara umum.![]() |
| Menristek dan Rektor Unhas pada Pembukaan POMNAS |
![]() |
| Defile Kontingen POMNAS XV Makasar |
Berikut daftar perolehan medali POMNas XV Makassar 2017:
- DKI Jakarta 7: 51 emas 32 perak 35 perunggu
- Jawa Barat: 27 emas 24 perak 31 perunggu
- Sulawesi Selatan: 26 emas 16 perak 22 perunggu
- Jawa Tengah: 13 emas 16 perak 32 perunggu
- Jawa Timur: 12 emas 26 perak 28 perunggu
- Sumatera Utara: 7 emas 9 perak 14 perunggu
- Bali: 6 emas 4 perak 9 perunggu
- NTB: 6 emas 1 perak 5 perunggu
- Riau: 4 emas 4 perak 6 perunggu
- NTT: 4 emas 2 perak 0 perunggu
POMNAS XVI Jakarta 2019

POMNAS XVI diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 20-27 September 2019 dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bertindak sebagai tuan rumah. Dibuka oleh Dirjen Belmawa Prof. Intan Ahmad dan ditutup oleh Menristekdikti Prof. M. Nasir.
![]() |
| Dirjen Belmawa membuka POMNAS XVI DKI Jakarta 2019 |
Berikut adalah sepuluh provinsi dengan perolehan medal terbanyak pada POMNAS XVI Jakarta 2019:
- DKI Jakarta; (75 emas, 54 perak, 33 perunggu)
- Jawa Barat; (24 emas, 20 perak, 37 perunggu)
- Jawa Timur; (22 emas, 17 perak, 34 perunggu)
- Jawa Tengah; (21 emas, 30 perak, 33 perunggu)
- Bali; (9 emas,14 perak, 13 perunggu)
- Sumatera Utara; (9 emas,9 perak, 12 perunggu)
- DI Yogyakarta; (7 emas, 14 perak, 12 perunggu)
- Sulawesi Selatan; (5 emas, 8 perak, 21 perunggu)
- Riau; (4 emas, 4 perak, 9 perunggu)
- Kalimantan Timur; (3 emas, 4 perak, 5 perunggu)
![]() |
| Menristekdikti, M. Nasir mengalungkan medali pada Penutupan |
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri yang Diunggulkan
Perubahan Mendasar Kebijakan Bidang Kemahasiswaan
Semua kalangan pendidikan tinggi pasti tahu apa itu kampus merdeka dan merdeka belajar; salah satu episode kebijakan Mas Menteri Dikbud. Te...
-
Tawaran Mengikuti LKMM-TM , 28 April 2020 Panduan LKMM-TM Tahun 2020 PENDAHULUAN Pengembangan kemahasiswaan adalah suatu upaya...
-
O LIMPIADE NASIONAL MIPA (ON MIPA) PERGURUAN TINGGI Pedoman KN-MIPA 2020 LATAR BELAKANG Secara umum Matematika dan Sains at...
-
Pedoman Umum PKM2022 Pendahuluan Lulusan sebuah perguruan tinggi dituntut untuk memiliki academic knowledge, skill of thinking, mana...
















